Infonitas > Serpong > Usaha >

FirClean Shoes, Raup Omzet Puluhan Juta dari Jasa Cuci Sepatu

Senin, 11 Juni 2018 | 14:05 WIB

Editor : Galih Pratama

Reporter : Alfriani Anisma Wibowo

Jasa cuci sepatu.
Jasa cuci sepatu.
Foto : Alfriani Anisma Wibowo

Dalam sebulan, FirClean Shoes bisa menerima jasa cuci 50 sampai 100 pasang sepatu dengan omzet mencapai puluhan juta rupiah.

TANGERANG - Membersihkan debu dan noda yang menempel di sepatu atau tas, bukan pekerjaan mudah. Terkadang, sepatu yang kotor sulit dibersihkan dan tak cukup hanya dengan menggunakan sikat pembersih. Nah, bagi Anda yang tak ingin repot mencuci sepatu, kehadiran jasa cuci sepatu bisa menjadi solusi yang pas.

Di Tangerang, mulai banyak kita jumpai bisnis jasa sepatu. Salah satunya adalah FirClean Shoes. Andri Aditya, Pemilik FirClean Shoes mengaku, ide bisnis ini muncul karena ia merupakan pengguna sneakers dan sempat mengalami kesulitan mencari tempat cuci sepatu untuk merawat sepatu-sepatunya.

“Dulu usaha cuci sepatu belum sebanyak sekarang. Saya pun kerap mengalami kesulitan dalam mencari tempat cuci sepatu. Dari situlah, saya melihat prospek bisnis ini menjanjikan,” paparnya.

Menurut Andri, sepatu itu harus dirawat dengan baik agar tetap awet dan tahan lama. Membersihkan sepatu tidak bisa disamakan dengan mencuci baju. Karena mulai dari sabun hingga sikat harus mempunyai spesifikasi khusus.

FirClean Shoes melayani laundry berbagai jenis sepatu. Mulai dari berbahan kulit, sneakers atau non kulit, sepatu anak, dan lainnya. Ada juga layanan cuci tas dari ukuran kecil, sedang dan besar. Bahkan menerima order cuci tas gunung atau travel dan koper.

Bagaimana dengan harganya? FirClean Shoes membanderol jasa cuci sepatu mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 150 ribu. Dijamin, sepatu atau tas Anda akan terlihat bersih seperti baru kembali.

Sementara meskipun belum genap setahun, antusias masyarakat sangat baik dan ikut mempengaruhi laba yang diraupnya. Mengingat saat ini, sudah banyak kalangan anak muda yang peduli akan perawatan sepatu dan tasnya.

“Respons dan hasil yang diperoleh melebihi ekspektasi. Dalam sebulan, kami bisa menerima 50 sampai 100 pasang sepatu dengan omzet mencapai puluhan juta rupiah,” ungkapnya.