Infonitas > Serpong > Laporan Utama >

Polemik Kebijakan Ganjil Genap di Tol Tangerang

Selasa, 17 April 2018 | 10:33 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Ade Indra Kusuma

Ilustrasi (Ist)
Ilustrasi (Ist)
Foto : istimewa

Kebijakan ganjil genap di Tol Tangerang menjadi polemik bagi pengendara lantaran dinilai masih menimbulkan dampak lalu lintas setempat.

SERPONG - Uji coba ganjil genap mulai diterapkan di Tol Tangerang, Senin (16/4/2018). Kendati demikian, kebijakan tersebut masih menimbulkan polemik pro dan kontra di masyarakat.

“Memang lalu lintas menjadi lancar namun hanya di tol saja yang diberlakukan. Ini jadinya hanya memindahkan titik kemacetan saja,” terang Budianto (36), pengemudi asal Pinang saat ditemui di Gerbang Tol Tangerang 2, Selasa, (16/4/2018).

Ia menyebut, kebijakan tersebut berdampak memindahkan kemacetan ke arus lainnya terutama di jalur alternatif.

"Masuk jalan tol yang lancar, keluar macet lagi," keluhnya.

Ia mengungkapkan, aturan ini harus dipikirkan secara matang oleh pemangku kebijakan.

''Kasihan kan yang enggak boleh lewat dan dialihkan. Sama saja macet-macet juga, pada telat masuk kerja sama sekolah," paparnya.

Sementara itu, Ardhika (31) warga Cipondoh mengaku tidak mempermasalahkan adanya kebijakan ganjil genap. Menurutnya hal tersebut bisa membuat tol lebih lengang.

"Memang saya akui macet akan berpindah ke arus lain. Tapi kalau di tol juga ikut macet malah akan hilang kesan tol jalan bebas hambatan," tukasnya.

Kebijakan ganjil genap Tangerang Jakarta sendiri akan aktif di bulan Mei 2018 dengan berpusat di dua gerbang tol yaitu di Gerbang Tol Tangerang 2 dan Kunciran 2.