Infonitas > Serpong > Laporan Utama >

Jadi RW GAUL, Warga RW 02 Pondok Jaya Hemat Sampah 40 Persen

Senin, 16 April 2018 | 10:03 WIB

Editor : Ichwan Hasanudin

Reporter : Alfi Dinilhaq

Syukuran Warga Gaul RW 02 Pondok Jaya Tangerang Selatan
RW 02 Pondok Jaya menjadi RW Gaul karena sudah mampu merubaha gaya hidup dan menerapkan hemat sampah hingga lebih dari 40 persen.
Foto : Alfi Dinilhaq

Kini warga RW 02 Pondok Jaya sudah mampu merubaha gaya hidup dan menerapkan hemat sampah hingga lebih dari 40 persen.

TANGERANG SELATAN – Sadar akan isu lingkungan di Indonesia, Giant mengadakan Program RW GAUL (Giant Aksi Untuk Lingkungan) yang digelar di RW 02 Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/4/2018).

Kegiatan yang bertajuk "Syukuran Warga Gaul" ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Tangsel, H. Toto Sudarto dan Tony Mampuk, GM Corporate Affairs Giant.

"Kini warga RW 02 sudah mampu merubaha gaya hidup dan menerapkan hemat sampah hingga lebih dari 40 persen. Melalui semangat yang tinggi kami Giant berharap warga RW 02 ini dapat menginspirasi warga sekitar untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dengan mengurangi keberadaan sampah," jelas Tony.

Melalui program ini, warga RW 02 juga aktif menyebarluaskan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah kepada warga sekitar. Sehingga pada program ini bukan hanya warga pelopor saja yang ikut aktif melainkan juga seluruh warga RW 02.

Sebagai langkah awal, pelopor Warga Gaul RW 02 diajak untuk melihat TPA Ciepeucang di Serpong yang merupakan TPA di Kota Tangsel.

Setelah itu, warga ditantang untuk hidup selama 14 hari dengan minim sampah sehingga hal ini bisa merubah perspektif masyarakat mengenai sampah.

Warga GAUL ini juga dibekali ilmu pengetahuan menggunakan bahan daur ulang  dengan memanfaatkan sumber daya di sekitar.

Saat ini, warga sudah masuk pada tahap proses perencanaan sistem tata kelola sampah sehingga memiliki tata kelola sampah yang baik.

"Kami harap program ini dapat menularkan kebiasaan mengurang sampah mulai dari lingkungan ang terdekat yaitu rumah tangga," ujar Tony.