Infonitas > Serpong > Laporan Utama >

Bappeda Tangsel Gelar Rapat Penanggulangan Kemiskinan

Rabu, 7 November 2018 | 17:15 WIB

Editor : Oktaviani

Reporter : Alfi Dinilhaq

Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Bappeda Tangsel.
Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Bappeda Tangsel.
Foto : Alfi Dinilhaq

Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan digelar untuk kembali menegaskan peran masing-masing OPD dalam menanggulangi kemiskinan.

TANGERANG SELATAN - lsu kemiskinan masih menjadi isu strategis dan utama dalam pembangunan. Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2010 tentang pedoman pembentukan Tim Koordinasi penanggulangan kemiskinan provinsi dan Kabupaten/Kota.

Maka di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah dibentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Tang Selatan melalui Keputusan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 800.05/Kep.92-Huk/2012 tanggal 1 Mei 2012 yang telah diperbaharui dengan Keputusan Walikota Tangerang Selatan Nomor : 800.05/Kep.439-Huk/2018 tanggal 2 Oktober 2018.

Untuk itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Aula Balai Kota Tangsel, Ciputat Rabu, (7/11) yang dihadiri oleh seluruh perwakilan OPD Tangsel.

Yahya Sutaemi, Kepala Bidang Ekonomi Sosial Masyarakat Bappeda Kota Tangsel mengatakan bahwa rapat Koordinasi ini digelar untuk kembali menegaskan peran masing-masing OPD dalam menanggulangi kemiskinan.

"Meskipun angka kemiskinan terbilang kecil dan di Banten kita terbaik namun harus tetap ditangani dan ditanggulangi kemiskinan di Kota Tangsel," jelasnya.

Sementara, menurut Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, tim penanggulangan kemiskinan ini harus berperan untuk mengkoordinir program kegiatan termasuk kepedulian penguatan anggaran yang berkecukupan dan berkualitas dengan melibatkan semua pihak baik pemerintah, dunia usaha, akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi kemasyarakatan.

"Tim ini juga harus mampu bergerak dan berperan dengan bertumpu pada pemberdayaan dan kemandirian penduduk miskin, sehingga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi perbaikan kondisi sosial, ekonomi, budaya dan peningkatan kesejahteraan penduduk miskin segera terwujud di Kota Tangsel," pungkasnya.