Infonitas > Serpong > Komunitas >

MAKET, Wadah Pelaku Ekraf di Tangsel

Kamis, 7 Desember 2017 | 16:33 WIB

Editor : Galih Pratama

Sumber : DBS

MAKET dikukuhkan Pemkot Tangsel
Pengukuhan MAKET menjadi kelembagaan oleh Pemerintah Kota Tangsel di Hotel Mercure Alam Sutera. (Sumber : Tangerangonline.co.id)
Foto : istimewa

Adanya kelembagaan atau wadah MAKET ini, diharapkan mampu mendongkrak seluruh potensi di segala aspek ekonomi kreatif di Tangsel.

SERPONG - MAKET atau dikenal Masyarakat Kreatif Tangerang Selatan (Tangsel) adalah sebuah wadah pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) yang memiliki visi dan misi mengakomodir pelaku Ekraf, mengembangkan ide serta meningkatkan velue pada sektor ekraf di Tangsel.

Ketua MAKET Hilmi Fabeta mengatakan, di dalam MAKET berisikan representasi dari 16 subsektor. Di antaranya Aplikasi dan Game, Arsitektur, Design Komunikasi Visual, Design Produk, Design interior, Fashion, Kriya, Film, Animasi, Video, Fotografi, Kuliner, Penerbitan, Periklanan, Seni Pertunjukan, Televisi dan Radio, Seni Rupa, dan Musik.

Seluruh subsektor potensi tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat berupaya maksimal sehingga mampu mendongkrak kegiatan Ekraf di Tangsel.

“Kami akan membawa lembaga ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi-potensi kreatif dan peningkatan velue perekonomian di Tangsel, dengan pendekatan yang lebih kekinian,” katanya.

Pada Rabu (6/12/2017), MAKET dikukuhkan oleh Asisten Daerah III Pemerintah Kota Tangsel Teddy Meiyadi di Hotel Mercure, Alam Sutera, Serpong Utara.

“Lembaga ini (MAKET), harus bergerak dengan lima langkah yang harus disiapkan. Yaitu, rencana atau programnya, penerapan sistem yang digunakan berbasis teknologi, personil atau sdmnya yang professional, sarana dan prasarannya dan terakhir anggran,” pesan Teddy seperti dikutip Tangerangonline.co.id.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Judianto, berharap adanya kelembagaan MAKET ini mampu mendongkrak seluruh potensi di segala aspek ekonomi kreatif.

“Saya berharap MAKET mampu menyatukan seluruh potensi ekonomi kreatif yang tumbuh di Tangerang Selatan. Dan mendorong langkah inovasi sebagai upaya mendongkrak nilai tambah dan berdaya saing,” harapnya.