Infonitas > Puri > Laporan Utama >

Pengurus Masjid Al-Mubarok Legowo Bangunan Dibongkar, Asalkan...

Rabu, 7 November 2018 | 16:03 WIB

Editor : Oktaviani

Reporter : Adi Wijaya

Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat.
Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat.
Foto : istimewa

Meski bangunan masjid dibongkar, namun pengurus menginginkan masjid tetap ada.

KEMBANGAN - Kepengurusan Masjid Al Mubarok tak mempermasalahkan bangunan dibongkar untuk kepentingan pelebaran Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat. Asalkan, masjid kembali diperbarui dengan luas lahan yang sama.

Ketua Pengurus Masjid Al-Mubarok, Lukman mengatakan, pengurus dan warga legowo bangunan masjid dibongkar. Namun, tetap menginginkan masjid tetap ada.

"Jadi kemauan warga itu, kalau memang proyeknya harus membongkar masjid, silahkan. Tapi para warga mau masjidnya tetap ada dan kemudian diperbaharui dengan luas lahan 1.200 meteran persegi," kata Lukman, saat dikonfirmasi, Rabu (7/11/2018).

Dijelaskannya, permasalahan tersebut tengah dalam pembahasan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Sebab, lahan masjid tersebut merupakan lahan wakaf dari salah satu warga setempat. "Masalah itu akhirnya tengah diurus oleh pihak BWI. Sebenarnya, tak ada masalah ya," jelasnya.

Sebelumnya, Camat Kembangan Agus Ramdani menyebut, ketersendatan proyek pelebaran Jalan Joglo Raya diakibatkan permasalahan pembebasan dua hingga tiga lahan. Salah satunya, lahan Masjid Al Mubarok yang dituding telah terjadi kekisruhan antar pengurus masjid.

"Kan ada kisruh antar pengurusnya (Masjid Al Mubarok) tuh. Jadi belum selesai masalahnya. Saat ini menanti keputusan dari Badan Wakaf Indonesia," tutupnya.