Infonitas > Puri > Laporan Utama >

Kelola Sampah Anorganik Bernilai Ekonomis

Jumat, 12 Oktober 2018 | 10:00 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Sumber : Beritajakarta.id

Warga tengah mengumpulkan sampah untuk dijual ke bank sampah (Ist)
Warga tengah mengumpulkan sampah untuk dijual ke bank sampah (Ist)
Foto : istimewa

Pelaku usaha di Jakarta Barat diminta mengelola produksi sampah khususnya anorganik karena memiliki nilai ekonomis.

PURI - Pemerintah Kota Jakarta Barat mengajak para pelaku usaha bersama-sama mengelola produksi sampah dengan membangun bank sampah unit. Khususnya, memilah sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis.

"Pengurangan volume sampah merupakan tugas semua pihak. Pelaku usaha dapat membuat bank sampah untuk memilah sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis," kata Wakil Wali Kota Jakarta Barat, M Zen M Zen, Kamis (11/10).

Menurutnya, dengan membangun bank sampah unit maka volume sampah di Jakarta Barat bisa dikurangi.

Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Edy Mulyanto menambahkan, sosialisasi Jakstranasda ini mengacu pada Peraturan Presiden No 97 tahun 2017 yang diperuntukkan bagi pemerintah dan masyarakat, agar pengelolaan sampah dapat terintegrasi.

"Produksi sampah di Jakarta Barat mencapai 1.300 ton per hari. Untuk itu, perlu pengelolaan sampah yang baik melalui program bank sampah," tandasnya.