Infonitas > Pluit kapuk > Laporan Utama >

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Rumah Runtuh di PIK 2

Jumat, 14 Sepember 2018 | 15:28 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Adi Wijaya

Kepolisian Sektor Metro Penjaringan tengah menyelidiki kasus runtuhnya proyek bangunan rumah, di Perumahan Golf Mediterania Cluster Ebony 2 No. 35 RT09/05, Penjaringan, Jakarta Utara
Kepolisian Sektor Metro Penjaringan tengah menyelidiki kasus runtuhnya proyek bangunan rumah, di Perumahan Golf Mediterania Cluster Ebony 2 No. 35 RT09/05, Penjaringan, Jakarta Utara
Foto : Adi Wijaya

Tiga orang saksi diperiksa runtuhnya proyek bangunan rumah di PIK 2 adalah pemilik rumah, mandor dan salah seorang pekerja

PENJARINGAN - Kepolisian Sektor Metro Penjaringan tengah menyelidiki kasus runtuhnya proyek bangunan rumah, di Perumahan Golf Mediterania Cluster Ebony 2 No. 35 RT09/05, Penjaringan, Jakarta Utara. Tiga orang saksi diperiksa guna mencari titik terang kasus tersebut.

"Tiga saksi itu adalah pemilik rumah, mandor dan salah seorang pekerja," kata Kompol Mustakim, Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, saat dikonfirmasi, Jumat (14/9/2018).

Dalam pencarian pekerja yang tertimbun, polisi turut menghadirkan dua ekor anjing pelacak K9 Polda Metro Jaya. Lambatnya proses pencarian pekerja hilang itu terkendala reruntuhan pondasi beton proyek. Lokasi pencarian berada pada lantai dua.

"Kita hadirkan anjing pelacak untuk mencari pekerja yang hilang di reruntuhan itu," jelasnya.

Sementara itu, warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, insiden itu terjadi lantaran kurang cermatnya pekerjaan. Mandor proyek, Guritno (53) harus bertanggungjawab dalam insiden tersebut.

"Itu mandornya saja yang kurang cermat. Tekniknya tidak bagus," tutupnya.

Tak hanya pekerja hilang, insiden juga mengakibatkan tujuh enam pekerja lainnya dilarikan ke rumah sakit berbeda di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Insiden terjadi saat proses pengecoran, Kamis (13/9/2018), sekitar pukul 15.00 WIB.