Infonitas > Pluit kapuk > Laporan Utama >

Pelaku Penyerangan Polsek Penjaringan Tak Terkait Terorisme

Jumat, 9 November 2018 | 16:26 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Adi Wijaya

Kapolsek Penjaringan Rachmat Sumekar
Kapolsek Penjaringan Rachmat Sumekar
Foto : Adi Wijaya

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku penyerangan di Polsek Penjaringan tak terkait terorisme melainkan mengidap depresi.

PENJARINGAN - Pelaku penyerangan Mapolsek Metro Penjaringan Rohadi (31) tengah dalam proses penyelidikan. Dipastikan, pelaku bukan terkait kasus terorisme. Melainkan mengidap depresi akibat permasalahan penyakit akut.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, tim Detasemen Khusus (Densus) telah memeriksa, baik pelaku maupun kediamannya. Hasil menunjukkan kasus bukan terkait terorisme.

"Pelaku bukan kasus terorisme. Tim Densus sudah memeriksa," kata Rachmat, saat ditemui di Mapolsek Metro Penjaringan, Jumat (9/11/2018).

Dari keterangan keluarga, dijelaskannya pelaku mengidap penyakit kelenjar getah bening. Pelaku berperilaku tertutup dengan sering mengurung diri di dalam kamar.

"Keluarga sudah kami periksa juga. Tidak ada keterangan yang menunjukkan pelaku terkait kasus terorisme. Pelaku juga jarang beribadah," jelasnya.

Tak hanya itu, dipastikannya pelaku juga tidak sedang dalam mengonsumsi narkotika dan miras. Kasus dilimpahkan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Utara.

"Penyelidikan masih berlanjut. Berkas kasus dilimpahkan ke Polres," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Rohadi melakukan penyerangan ke Mapolsek Metro Penjaringan, Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 02.34 WIB. Satu anggota polisi terluka akibat senjata tajam yang lempar pelaku.