Infonitas > Pluit kapuk > Laporan Utama >

Pasar Tradisional di Jakut Bebas Bahan Berbahaya

Selasa, 15 Mei 2018 | 18:35 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Adi Wijaya

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara menyisir sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadan 2018
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara menyisir sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadan 2018
Foto : Adi Wijaya

Sejumlah pasar tradisional di Jakut seperti Pasar Pademangan Barat dan Timur, Pasar Koja, Pasar Sinar, dan Pasar Walang Baru bebas bahan pangan berbahaya.

PADEMANAGAN - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara menyisir sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadan 2018. Penyisiran dilakukan untuk mencari pangan berbahaya.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara, Rita Nurmala merinci, penyisiran dilakukan di lima lokasi. Seperti Pasar Pademangan Barat dan Timur, Pasar Koja, Pasar Sinar, dan Pasar Walang Baru.

"Kegiatan ini salah satunya pengawasan menjelang bulan Ramadhan," kata Rita, saat ditemui di Pasar Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (15/5/2018).

Dipastikannya tidak ditemukan pangan berzat berbahaya, seperti formalin dan zat pengawet. Meskipun begitu, masyarakat tetap mewaspadai ciri-ciri pangan berat berbahaya saat berbelanja.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin. Namun karena dilakukan menjelang memasuki bulan Ramadhan terasa agak istimewa," jelasnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Jakarta Utara, Suroto menambahkan, penyisiran dilakukan dengan menguji sampel bahan pangan, mulai dari jenis nabati (sayur-sayuran dan buah-buahan), hewani asal ternak dan ikan. Hasil uji tidak ditemukan sampel berzat bahaya seperti boraks, rodhamin dan formalin.

"Seluruh sampel aman. Hasil pengujian 100 persen sampel tidak mengandung bahan kimia berbahaya," tutupnya.