Infonitas > Pluit kapuk > Laporan Utama >

Idul Fitri, Penggunaan Air Warga Jakarta Menurun

Senin, 11 Juni 2018 | 11:54 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Adi Wijaya

Pasokan air untuk kebutuhan warga Jakarta yang dikelola PT Aetra Air Indonesia
Pasokan air untuk kebutuhan warga Jakarta yang dikelola PT Aetra Air Indonesia
Foto : Adi Wijaya

Penggunaan air warga Jakarta diprediksi menurun saat Idul Fitri 1439 H dari 3,1 atm menjadi 2,5 atm.

KOJA - PT Aetra Air Indonesia memprediksi permintaan penggunaan air saat Lebaran Idul Fitri 2018 menurun 1-2 persen dibanding hari biasa. Mudik menjadi faktor utama penurunan angka tersebut.

Direktur Operasional PT Aetra Air Jakarta Lintong Hutasoit mengungkapkan, tak lagi menggunakan perhitungan jumlah penggunaan air pelanggan. Perhitungan lebih menggunakan volume tekanan pemompaan saluran air ke tiap keran meteran pelanggan.

"Rata-rata kami memompa 10.200 liter per detik setiap harinya. Untuk tekanannya menurun dari 3,1 atm menjadi 2,5 atm dan seterusnya," kata Lintong, saat dikonfirmasi Infonitas.com, Senin (11/6/2018).

Dijelaskannya, penurunan volume dan tekanan pemompaan air itu mencegah kerusakan pada keran meteran pelanggan. Meski begitu, dipastikannya pasokan air mencukupi bagi seluruh pelanggan di wilayah operasional.

"Kita tahu bahwa hampir 50 persen penduduk Jakarta pulang kampung saat Lebaran. Maka kita juga menyesuaikan, karena apalah artinya kita pompakan tapi tidak diserap, bisa menyebabkan kebocoran pipa," jelasnya.

Berbanding saat Ramadan, penggunaan air pelanggan diklaim meningkat. Volume tekanan pemompaan air bisa mencapai 11 ribu - 12 ribu liter per detik. Jadwal pemompaan pun disiasati lebih awal ketika masyarakat menjalankan sahur.

"Oleh karena itu, kewajiban kami mengatur tekanan yang cukup di jaringan sehingga kapan pun pelanggan bisa menerima pasokan air," tutupnya.