Infonitas > Kelapa Gading > Usaha >

Manfaatkan Konferensi IFRA 2018 untuk Merintis Usaha Waralaba

Selasa, 3 Juli 2018 | 11:58 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : R Maulana Yusuf

IFRA 2018
IFRA 2018
Foto : istimewa

Dyandra Promosindo bersama dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) kembali menyelenggarakan pameran IFRA 2018 pada 20-22 Juli 2018 di JCC.

JAKARTA - Libur Lebaran telah usai, saatnya kembali merintis dan mengembangkan usaha melalui bisnis waralaba. Pasalnya, bisnis waralaba merupakan cara terbaik untuk memanfaatkan merek yang sudah ada ketika ingin membuka atau merintis sebuah usaha.

Momentum yang tepat ini, Dyandra Promosindo bersama dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) kembali menyelenggarakan pameran IFRA 2018 pada 20-22 Juli 2018 di Jakarta Convention Center. Memasuki penyelenggaraan ke-16 kalinya, IFRA mengusung tema “Creating Franchise Entrepreneurial Behaviour with Continous Innovation”. 

"Tujuannya, dapat menggerakkan perilaku usaha franchise agar terus melakukan inovasi yang baru dan segar pada bisnisnya. Pada era digital ini misalnya, para pebisnis waralaba memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produknya pada platform digital atau dengan mengembangkannya melalui aplikasi pada smartphone," ungkap Ketua Umum AFI, Anang Sukandar dalam siaran tertulis kepada infonitas.com, Selasa (3/7/2018).

Anang menambahkan pelaku bisnis waralaba diharapkan dapat terus berinovasi tehadap usahanya dan memperdalam pengetahuan untuk mempertahankan dan meningkatkan bisnisnya.

Sejalan dengan itu, IFRA 2018 juga menyiapkan rangkaian program pendukung bagi pebisnis waralaba seperti International Franchise Talkshow, Forum Community Gathering, CEO Business Forum, dan kegiatan berbagi ilmu lainnya dengan narasumber pilihan.

Serta, The 3rd IFRAPreneur Business Concept Competition (IFBCC) yang telah dilaksanakan sebagai rangkaian pre-event IFRA 2018. IFBCC merupakan kegiatan kompetisi pengembangan strategi ide bisnis untuk kalangan mahasiswa.

Rangkaian IFBCC telah mendatangi 11 universitas yang ada di Jakarta dan sekitarnya, seperti: Swiss-German University, PPM School of Management, Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara, IPMI International Business School, Universitas Bina Nusantara, Politeknik STMI Jakarta, Universitas Paramadina, Univ. Prof. Dr.Moestopo dan Kalbis Institute.

Kegiatan IFBCC menghadirkan pemateri yang kompeten pada bidang franchise dan bisnis yaitu Rofian Akbar selaku Direktur Umum Majalah Franchise Indonesia, Pietra Sarosa selaku Managing Director of Sarosa Consulting Group & Komisioner Bidang Sertifikasi dan Akreditasi Asosiasi Franchise Indonesia, dan Senior Consultant, Founder & CEO Ben WarG Consulting Bije Widjajanto.

Para pakar sekaligus narasumber ini turut serta untuk memberikan ilmu dan motivasi pada mahasiswa sebagai calon pengusaha muda agar tidak ragu memulai bisnis sejak dini, karena bisnis franchise merupakan bisnis yang mudah diaplikasikan.


 
 
 
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait