Infonitas > Kelapa Gading > Laporan Utama >

Pendataan Kaum Urban di Jakut Sisir Semua Kawasan, Termasuk Apartemen

Rabu, 12 Juli 2017 | 14:03 WIB

Editor : Ivan

Reporter : Muhammad Azzam

Ilustrasi - Urbanisasi
Ilustrasi - Urbanisasi
Foto : istimewa

Pendataan kaum urban yang datang ke Jakarta Utara (Jakut) pascalebaran menyisir semua kawasan, termasuk perumahan elit dan apartemen.

TANJUNG PRIOK - Suku Dinas (Sudin) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Jakarta Utara, mulai melakukan pendataan terhadap warga pendatang di wilayahnya. Pendataan yang dimulai sejak 10 Juli dan akan terus berlangsung hingga 17 Juli 2017 ini tak hanya dilakukan di lingkungan pemukiman padat penduduk, melainkan juga apartemen dan kawasan perumahan elit.

Kasudin Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Utara Erik Polim Sinurat menjelaskan, pendataan ini dilakukan bersama pihak Kecamatan, Kelurahan, hingga RT/RW. Adapun metode yang dipakai dalam pendataan tersebut adalah jemput bola. Dengan kata lain, petugas mendatangi dan mendata para pendatang yang menyerbu Ibu Kota pascalebaran.

Sementara untuk wilayah atau target pendataan, ialah wilayah Kelurahan padat penduduk, pabrik, home industri, perumahan elit, hingga apartemen.

"Sekarang sedang pendataan pasca-arus balik lebaran. Kami keliling bersama pak lurah dan para pengurus RT/RW. Jadi, kami meminta agar semua turut membantu dan aktif dalam melakukan pendataan ini," kata Erik kepada Infonitas.com, Rabu (12/7/17).

Diharapakan, lanjutnya, para pendatang agar segera mengurus data kependudukannya. Baik menggunakan surat pindah maupun segera membuat KTP pendatang atau sementara hingga batas waktu yang telah ditentukan, yaitu 17 Juli 2017.

"Ini kan tamu atau pendatang memang harus wajib lapor RT/RW. Apa keperluannya datang ke Jakarta? kalau untuk mencari kerja maupun keperluan kuliah, segera buat KTP sementara. Sebab, kami akan melakukan operasi Bina Kependudukan pada 26 Juli 2017 mendatang. Jadi segera lapor agar tidak dianggap penduduk gelap yang tidak jelas tujuannya," imbaunya.