Infonitas > Kelapa Gading > Laporan Utama >

Keluarga Tak Menyangka AR Jadi Korban Pembunuhan

Selasa, 17 April 2018 | 13:55 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Adi Wijaya

Kakak Ipar korban, Novita
Kakak Ipar korban, Novita
Foto : Adi Wijaya

Pihak keluarga hingga kini masih tak menyangka atas kepergian AR yang menjadi korban pembunuhan.

TANJUNG PRIOK - Kesedihan menyelimuti keluarga AR, di Kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Korban dikenal sebagai sosok baik dan cenderung pendiam.

Kakak Ipar korban, Novita mengetahui, adik iparnya bekerja sebagai Sales Promotion Boy (SPB) pada salah satu perusahaan. Kabar tewasnya korban mengundang duka mendalam bagi keluarga.

"Ngga nyangka korban tewas dengan kasus pembunuhan," kata Novita, saat ditemui di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (17/4/2018).

Diakuinya, korban seorang pekerja keras dan mandiri. Usai lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), korban bekerja dan memilih tinggal di indekost di kawasan Kebon Kacang, Jakarta Pusat.

"Dia langsung mendapatkan pekerjaan usai tamat sekolah. Setelah itu memang, saya jarang bertemu karena dia memilih nge-kost. Tapi memang identitasnya di sini," tutupnya.

Diketahui, AR ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan Gang Waru, Kramat Jati, Cawang, Jakarta Timur, tepatnya di belakang Kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI), pada Senin (17/4/2018).

Kurang dari 24 jam, pelaku bernama Petrus Paulus Walubun (21) ditangkap aparat Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur.