Infonitas > Kelapa Gading > Laporan Utama >

Jelang Asian Games, Marak Aksi Pemalakan di Ancol

Rabu, 11 Juli 2018 | 11:29 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Adi Wijaya

Aksi pemalakan yang dilakukan kepada korban di depan pintu gerbang timur Ancol.
Aksi pemalakan yang dilakukan kepada korban di depan pintu gerbang timur Ancol.
Foto : Adi Wijaya

Maraknya aksi pemalakan jelang Asian Games terjadi di depan pintu gerbang timur Ancol.

JAKARTA - Aksi pemalakan masih marak terjadi di kawasan Ancol Taman Impian. Tepatnya di depan pintu gerbang timur, sekelompok pemuda meminta uang dengan cara paksa kepada para pengemudi maupun sopir taksi online.

Salah satu penumpang taksi online, AW mengakui telah menjadi korban aksi pemalakan tersebut. Seorang pemuda tanpa seragam menghampirinya, seraya meminta paksa uang senilai Rp 10 ribu. 

"Dia minta saya uang sambil mendekat gitu. Katanya uang parkir untuk makan," terang AW, saat ditemui di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (11/7/2018).

Saat menjalankan aksinya, tercium sengit aroma alkohol dari nafas mulut pemuda itu. Bahkan, pemuda tersebut nyaris tak bisa berdiri tegap akibat pengaruh minuman keras. 

"Jadi setiap ada penumpang yang mau naik taksi online, dia menghampiri. Meminta uang kepada penumpang dan sopir. Penumpang sebelum saya juga saya lihat dipalak juga," ungkapnya.

Dia menyayangkan, aksi tersebut masih marak terjadi di kawasan Ancol Taman Impian. Terlebih, kawasan itu telah dipilih sebagai lokasi venue pertandingan Asian Games 2018 cabang jetski dan layar.

"Saya pikir aksi pemalakan itu mencoreng perhelatan Asian Games 2018 jika tidak ada tindakan tegas. Penonton akan menjadi korban pemalakan seperti saya," tutupnya.