Infonitas > Kelapa Gading > Laporan Utama >

Hotman Paris 'Sentil' Menteri Perhubungan

Jumat, 9 November 2018 | 14:58 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : R Maulana Yusuf

Hotman Paris Hutapea.
Sumber foto @hotmanparisofficial.
Foto : istimewa

Hotman meminta Menteri Perhubungan RI mendengarkan para ahli agar pesawat Boeing 737 Max8 ditarik dari perederan.

KELAPA GADING - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali angkat suara soal jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP di perairan Karawang. Kali ini, pengacara yang suka mengendarai mobil Lamborghini berwarna oranye ini meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendengarkan saran mantan Pilot senior Garuda Indonesia Capt Rendy Sasmita Adji Wibowo menarik semua pesawat jenis Boeing 737 MAX.

Itu terekam dalam postingan Hotman di akun Instagramnya @hotmanparisofficial pada Jumat(9/11/2018) pagi. "Kapten rendy, 40 tahun jadi pilot mulai buka bicara, Apa saran  bapak atas jenis pesawat yang jatuh itu, kan masih banyak dipakai," tanya Hotman.

Capt Rendy yang juga merupakan pakar penerbangan independen menyarankan pesawat jenis Boeing 737 MAX ditarik dari peredaran untuk menghindari kecelakaan serupa "Saran saya Pesawat 737 MAX 8 sebaiknya dalam tanda kutip ditarik peredarannya," kata Capt Rendy.

Itu sebabnya, Hotman meminta kepada Menteri Perhubungan mengikuti saran dari pria  yang telah 40 tahun melalangbuana di dunia penerbangan tersebut. 

"Kepada Menteri Perhubungan, bapak sudah dengar usulan ini, apakah bapak mau mendengar, apakah bapak tidak merasa pilu atas tangisan ratusan keluarga korban. Ini sudah 40 tahun terbang, bapak menteri belum pernah terbang loh, jadi percayalah sama ahli, minta pesawat jenis itu di Grounded, ditarik dari peredaran," tutup Hotman.