Infonitas > Kelapa Gading > Kecantikan >

Bahaya Pemakaian Laser untuk Putihkan Alat Kelamin

Selasa, 9 Januari 2018 | 16:00 WIB

Editor : Nurul Julaikah

Reporter :

Laser untuk pemutihan alat kelamin
Laser untuk pemutihan alat kelamin
Foto : istimewa

Pemakaian laser untuk putihkan alat kelamin, khususnya laki-laki sangat bahaya. Karena dapat menghancurkan sel yang memproduksi melanin pigmen kulit.

KELAPA GADING – Belakangan ini, di dunia maya, terutama facebook viral tentang perawatan untuk memutihkan alat kelamin dengan menggunakan laser. Namun, penggunaan uatu alat yang memancarkan radiasi elektromagnetik berupa cahaya dapat menghancurkan sel yang memproduksi melanin pigmen kulit.

Dikutip dari livescience.com pada Rabu (9/1/2018),  sebuah video yang diunggah ke Facebook milik Rumah Sakit Lelux di Thailand, menunjukan seseorang tengah melakukan perawatan pemutihan alat vital itu langsung viral di dunia maya.

“Prosedur pemutihan penis itu sama seperti perawatan kulit lainnya, memecah melanin di sel kulit,” ujar Popol Tansakul, manajer pemasaran Rumah Sakit Lelux.

Pemutihan laser bekerja dengan cara menghancurkan melanosit, yaitu sel yang memproduksi melanin pigmen kulit. Prosedur yang dilakukan dengan laser itu tidak akan merusak permukaan kulit.

Teknik tersebut sering digunakan saat menghilangkan bintik-bintik penuaan atau bercak kulit gelap lainnya dengan sedikit efek samping. Hanya saja, perawatan ini akan meningkatkan kepekaan terhadap sinar matahari sehingga akan lebih sensitif dan berisiko iritasi, alergi, serta pembengkakan.

Menurut bbc.com, calon pasien Lulux banyak berasal dari Hong Kong, Kamboja dan Myanmar. Mereka menginginkan genital masa depan yang lebih cerah.

"Kami mendapatkan sekitar 100 klien sebulan, tiga sampai empat klien sehari," ujar Bunthita Wattanasiri, seorang manajer di departemen kulit dan laser rumah sakit itu.

Untuk diketahui, mereka yang ingin memutihkan kelaminnya harus mengeluarkan biaya sekitar US$ 650 atau setara Rp8,7 juta untuk lima sesi.