Infonitas > Kebayoran > Usaha >

Melalui Kain Endek, Jessica Promosikan Bali Aman

Rabu, 14 Maret 2018 | 15:45 WIB

Editor : Ichwan Hasanudin

Reporter : Rachli Anugrah Rizky

Koleksi busana Kain Endek Jessica Febiana
Koleksi Balinese Style karya Jessica Febiani yang menggunakan kain khas Bali yaitu Endek.
Foto : istimewa

Melalui Kain Endek khas Bali, pemilik label busana Moretosee Jessica Febiani ingin mempromosikan kondisi Bali yang aman ke dunia internasional.

KEMANG – Fashion designer Jessica Febiani melalui label busananya akan memperkenalkan koleksi terbarunya di Dubai, Uni Emirat Arab dan di Chicago, Amerika Serikat. Dengan menggunakan kain Endek khas Bali, dia juga ingin mempromosikan Pulau Bali yang aman dan ramah.

Hal itu Jessica sampaikan saat acara di Synthesis residence Kemang, pada Sabtu (10/3/2018). Salah satu yang mendorong dirinya untuk mempromosikan Bali yang aman karena di akhir 2017 lalu, Gunung Agung yang berada di Pulau Bali mengalami erupsi.

Hal itu berdampak negatif pada kondisi Bali, baik dari segi perekonomiannya maupun pariwisatanya. Sehingga memunculkan isu Bali tak aman dikunjungi.

"Makanya saya tergerak untuk bagaimana memberikan sumbangsih atau kontribusi terhadap tanah kelahiran saya dengan daya upaya yang dimiliki," ujarnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Nantinya, rancangan busana konsep Balinese ini akan diperkenalkan di Dubai, Uni Emirat Arab dan di Chicago, Amerika Serikat. Di sana, ia tak sekadar memperkenalkan namun juga sekaligus meng-konter isu yang mengatakan Bali tak aman.

"Launching di luar negeri karena momennya lagi ada jadwal di sana. Selain itu, karena Bali ini kelasnya internasional sehingga saya ingin tetap mempromosikan ke orang bule bahwa Bali masih tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi," lanjutnya.

Ke depannya, wanita dengan pembawaan ramah ini berharap untuk tetap bisa bermanfaat dan mengharumkan nama bangsa baik nasional maupun internasional.

Jessica Febiani mengangkat kain Endek yang dituangkan ke dalam karyanya yang diberi nama Balinese style. Alasan menggunakan kain Endek bukan hanya karena dirinya lahir dan lama tinggal di Bali, namun juga sebagai bentuk komitmen untuk terus mengharumkan nama Indonesia, khususnya juga Pulau Bali.