Infonitas > Kebayoran > Properti >

Crown Group dan Jaya Ancol Bangun Proyek Senilai Rp 7 Triliun

Senin, 7 Mei 2018 | 16:32 WIB

Editor : Ichwan Hasanudin

Reporter : Rachli Anugrah Rizky

Kerja sama Crown Group dan Pembangunan Jaya Ancol
Kerja sama Crown Group dan Pembangunan Jaya Ancol.
Foto : Rachli Anugrah Rizky

Crown Group dan PT Pembangunan Jaya Ancol sepakat membangun proyek hunian berkonsep mix Use dengan water front lifestyle kelas dunia senilai Rp 7 triliun.

THAMRIN - Crown Group sebagai pengembang properti kenamaan yang berbasis di Sydney, Australia berencana untuk membangun proyek pertamanya di Indonesia, yakni hunian vertikal mewah. Dalam proses pembangunannya, Crown Group menjalin kerjasama operasi (KSO) dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Lokasi pembangunan proyek akan berada di kawasan Ancol Barat.

Proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 4,7 hektare yang terdiri sekitar lima tower apartemen mewah berkonsep luxury water front living dengan fasilitas water front pertama di Indonesia seperti yatch club, water front promanade, dan fasilitas komersial eksklusif.

Proyek pembangunan water front ini dapat dikatakan perwujudan dari kawasan water front Sydney yang terkenal di dunia seperti darling harbour dan circular quay dalam pembangunan hunian vertikal mixed-use dengan konsep water front pertama di Jakarta.

Proyek prestisius senilai Rp 7 triliun ini akan menjadi yang pertama di daerah Ancol menggabungkan konsep mixed-use dengan water front lifestyle kelas dunia sehingga Jakarta akan memiliki water front development iconic seperti Dubai, Singapura, dan Sydney Australia.

"Hunian vertikal ini akan menjadi representasi dari DNA Crown Grouo dengan konsep substance, prestige, architectural intelligence, commercial value, dan experience (SPACE)," kata CEO Crown Group Iwan Sunito, di Hotel Grand Hyatt, Senin (7/5/2018).

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk C. Paul Tehusirjana mengatakan, ini merupakan permulaan kerja sama dan nantinya masih ada potensi kerjasama ke depannya.

Pria berkacamata ini melanjutkan, untuk porsi kerjasama operasi (KSO) yang sudah disepakati, Crown Group sebesar 51 persen dan Ancol 49 persen.

"Sedangkan untuk lahannya sudah kami siapkan, dan memang lokasinya sudah siap untuk pembangunan," sambungnya.

Apartemen ini akan menyasar segmen middle dan upper class dengan karakteristik kaum milenial yang mendominasi komposisi demografi Indonesia.

Rencananya pada November 2019, unit apartemen sudah mulai di launching mulai dari low rise, kemudian bertahap setiap bulannya, unit high rise sebanyak 2.000 sampai 3.000 unit.