Infonitas > Kebayoran > Laporan Utama >

PN Jakarta Selatan Gelar Sidang Tuntutan Penyelundupan Sabu 1 Ton

Rabu, 14 Maret 2018 | 15:27 WIB

Editor : Ichwan Hasanudin

Reporter : Wildan Kusuma

Kondisi ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Kondisi ruang sidang sepi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelum dimulai persidangan tuntutan penyeludupan sabu seberat 1 ton.
Foto : Wildan Kusuma

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang tuntutan penyeludupan sabu seberat 1 ton yang sempat dua klai tertunda.

CILANDAK - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali melanjutkan sidang penyelundupan 1 ton sabu di Pantai Anyer, Banten, Rabu (14/3/2018). Dalam persidangan tersebut, PN Jaksel kembali melanjutkan sidang tuntutan yang sudah dua kali sempat tertunda.

Pantauan infonitas.com, PN Jaksel mengagendakan sidang lanjutan dengan pembacaan tuntutan itu pada pukul 13.00 WIB. Namun, sampai berita ini diturunkan, sidang belum juga dimulai.

Ruangan sidang pun masih tampak sepi. Hakim, Jaksa, maupun terdakwa juga belum terlihat. Bahkan, menurut satu sumber dari Pihak Pengadilan Jakarta Selatan, terdakwa belum datang.

Seperti diketahui, pertama pada Senin (26/2/2018) sidang tuntutan kasus 1 ton sabu ditunda lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum selesai merampungkan berkas tuntutan.

Sidang kedua kembali digelar pada Rabu (7/3/2018). Namun, sidang tersebut kembali ditunda dengan alasan yang sama.
"Berkas harus segera diselesaikan," ujar Hakim Effendi Mukhtar pada Rabu (7/3/2018) lalu.

Delapan terdakwa kasus penyelundupan 1 ton sabu terancam hukuman mati. Mereka didakwa dengan Pasal 114 jo Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Para terdakwa memiliki dua peran berbeda dan berkasnya terpisah. Lima tedakwa, yakni Juan Jin Sheng, Sun Kuo Tai, Sun Ching Feng, Kuo Chun Yuan, dan Tsai Chih Hung, berperan sebagai pihak yang berada dan bekerja di kapal Wanderlust.

Adapun tiga terdakwa lain, yakni Liao Guan Yu, Chen Wei Cyuan, dan Hsu Yung Li, berperan menjemput 1 ton sabu di Pantai Anyer, Serang, Banten.