Infonitas > Kebayoran > Laporan Utama >

Ojek Disabilitas Siap Antar Pengunjung GBK

Selasa, 9 Oktober 2018 | 11:43 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Sumber : Rmol.co

Ojek disabilitas yang berada di kawasan GBK dalam menyemarakan Asian Para Games 2018
Ojek disabilitas yang berada di kawasan GBK dalam menyemarakan Asian Para Games 2018. (Ist)
Foto : istimewa

Ojek disabilitas ini siap mengantarkan pengunjung khususnya penyandang disabilitas untuk menonton pertandingan Asian Para Games.

SENAYAN – Ada yang berbeda di perhelatan Asian Para Games 2018. Yakni, keberadaan puluhan motor roda tiga yang parkir di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUBK).

Rupanya, motor roda tiga beserta sang supir bertugas mengangkut para penyandang disabilitas yang hendak menonton berbagai pertandingan.

Tobing (35) salah satunya. Dia merupakan penyandang disabilitas yang ikut berpartisipasi mengangkut pengunjung.

Kendaraan yang digunakan Tobing bukan sepeda motor biasa. Motor jenis matic miliknya dimodifikasi dengan menambah sespan (bak terbuka) di sisi kirinya.

Sespan yang terbuat dari besi bercat hi­tam itu, cukup besar untuk men­gangkut penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda.

Selain sepeda motor dengan sespan, ada pula sepeda motor yang hanya dimodifikasi men­jadi beroda tiga. Roda di belakang ditambah satu untuk menjaga keseimbangan. Sepeda motor tersebut untuk penyandang disabilitasyang bukan pengguna kursi roda.

"Kami memang mempriori­taskan pengunjung penyandang disabilitas. Kalau tak ada, siapapun bisa naik dan akan kami antar ses­uai tujuan," ujar Tobing kembali.

Tobing mengaku berasal dari Difable Motorcycle Community (DMC) dan diajak panitia mem­bantu masalah transportasi sela­ma pagelaran Asian Para Games di SUGBK.

"Saya mengantar penumpang sejak 4 Oktober sampai 13 Oktober atau penutupan Asian Para Games," ucapnya.

Seluruh penumpang yang menumpang ojek disabilitas, kata Tobing, tidak ditarik biaya alias gratis.

"Nantinya panitia akan membayar kami Rp 500 ribu se­hari. Sekarang baru dikasih uang makan dan bensin," pungkasnya.