Infonitas > Kebayoran > Laporan Utama >

Ini Syarat Praperadilan Novanto Dinyatakan Gugur

Kamis, 7 Desember 2017 | 14:52 WIB

Editor : Ichwan Hasanudin

Reporter : Wildan Kusuma

Hakim Kusno, Hakim Ketua Praperadilan Setya Novanto
Hakim Kusno memimpin sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Foto : Wildan Kusuma

Sidang praperadilan Setya Novanto bisa dinyatakan gugur jika Pengadilan Tipikor sudah masuki agenda pembacaan dakwaan.

CILANDAK - Hakim Kusno, pemimpin sidang praperadilan lanjutan Ketua DPR RI Setya Novanto menyebutkan, sidang tersebut akan dinyatakan gugur apabila Pengadikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) telah membacakan dakwaan tersangka kasus mega korupsi e-KTP yang membuat kerugian negara sebesar 2,3 Triliun tersebut.

"Kan perkara sudah dilimpahkan. Untuk itu garis pendiriannya tetep pasal 82 huruf d baru gugur setelah pemeriksaan pokok perkara dimulai," ujar Hakim Kusno di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

Hakim Kusno juga meminta kepada KPK untuk segera memberitahukan kapan sidang dakwaan Setya Novanto di Pengadilan Tipikor. Pemberitahuan itu, lanjut dia, baiknya diberikan pada hari Jumat (8/12) besok.

"Jadi tak ada perdebatan di belakangan hari. Jelas itu ya. Gugatan praperadilan gugur setelah perkara pokoknya mulai diperiksa. Setuju ya," pungkas Hakim Kusno.

Dengan demikian, sidang praperadilan Setnov dalam kasus korupsi yang membuat negara merugi sekitar Rp 2,3 triliun ini akan dilanjutkan pada Jumat, 8 Desember 2018. Dengan agenda jawaban dari KPK dan penyerahan alat bukti.