Infonitas > Kebayoran > Kecantikan >

Pilihan Cerdas Merawat Wajah yang Menua

Sabtu, 16 Juni 2018 | 16:00 WIB

Editor : Ichwan Hasanudin

Reporter : Rachli Anugrah Rizky

Founder Jakarta Aesthetic Clinic dr. Olivia Ong
Founder Jakarta Aesthetic Clinic dr. Olivia Ong dalam talkshow 'Beautiful and Successful',
Foto : Rachli Anugrah Rizky

Dengan Soft Tissue Filler treatment yang aman untuk meremajakan kulit, mengisi kekosongan wajah, dan membuat tampak segar dan muda.

KEBAYORAN - Menjadi tua karena usia tidak bisa dihindari. Proses penuaan pasti akan diserta dengan berbagai perubahan, seperti pada kulit wajah dan leher. Beberapa kaum hawa, kondisi itu dianggap bisa mengurangi kesempurnaan penampilan.

Berbagai perawatan pun hadir menawarkan solusi tersebut. Salah satunya adalah Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) yang berada di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Treatment yang ditawarkan JAC adalah Soft Tissue Filler. Perawatan ini merupakan terobosan dunia kedokteran kecantikan untuk memberikan treatment yang aman pada kulit.

Soft Tissue Filler ini aman untuk meremajakan kulit, mengisi kekosongan wajah, dan membuat tampak segar dan muda tanpa berubah menjadi orang lain.

Pada kesempatan talkshow bertajuk 'Beautiful and Successful', founder Jakarta Aesthetic Clinic dr. Olivia Ong mengatakan menurut riset, saat ini ada empat treatment prosedur estetika yang banyak dilakukan orang di seluruh dunia, antara lain Soft Tissue Filler, Botulinum Toxin (Botox), Skin Tightening, dan Body Conturing.

"Sentuhan teknologi dalam dunia kecantikan juga membantu untuk mendapatkan hasil optimal," ujarnya.

Lebih lanjut, selama 10 tahun berdiri, Jakarta Aesthetic Clinic menunjukkan peningkatan jumlah pasien yang sangat singnifikan. Hingga tahun ini, pasien JAC mencapai total 5.295 orang.

Peningkatan persentasi pasien sekitar 30 persen per tahunnya dengan dominasi jenis perawatan Soft Tissue Filler yang paling digemari.

“Soft Tissue Filler, Botox, Peeling Komedo, Skin Tightening, dan Body Conturing menjadi treatment favorit pasien yang datang khusus ke JAC,” kata dokter penyandang gelar Idol of Anti-Aging Medicine 2018 ini.

dr. Olivia juga menyampaikan hasil konferensi estetika dan anti-aging yang diikutinya yakni Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress (AMWC) di Monte-Carlo, Monaco pada April 2018 lalu. Beberapa di antaranya adalah tentang bagaimana kombinasi treatment yang tepat ditangan para dokter yang terampil.

Tentunya, hak tersebut akan memberikan hasil yang tidak pernah biasa dan keamanan jangka panjang. "Tentunya dengan kombinasi tepat dan dokter tepat juga akan menghasilkan hasil yang diinginkan," terang Head Doctor Jakarta Aesthetic Clinic ini.