Infonitas > Jakarta > Properti >

Proyek DDT Paket A Stasiun Manggarai-Jatinegara Sudah 67 Persen

Jumat, 9 November 2018 | 15:09 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : Yatti Febriningsih

Stasiun Manggarai.
Stasiun Manggarai.
Foto : istimewa

Pembangunan DDT proyek A bertujuan untuk memisahkan jalur kereta api jarak jauh, KRL, dan kereta bandara di Stasiun Manggarai.

JAKARTA - Pengerjaan Proyek pembangunan Double Double Track (DDT) paket A dari Manggarai hingga Jatinegara sepanjang 32 kilometer sudah mencapai 67 persen. Setelah rampung, pengerjaan berlanjut ke  paket B dari Cipinang hingga Cikarang sepanjang 32 kilometer.

Demikian dikatakan  Kepala humas Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, Kementerian Perhubungan, Samsuri.  Proses pembangunan paket A proyek DDT terbagi atas empat bidang pekerjaan. Pertama, pekerjaan gedung di Stasiun Manggarai dan Stasiun Matraman yang berada di antara Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara. 

“Pekerjaan gedung di Stasiun Manggarai kan sudah kelihatan ada gedung baru, terdiri dari tiga lantai. Terus ada lagi gedung baru di Stasiun Matraman, terdiri dari dua lantai. Itu masih dalam tahap pembangunan," jelas  Samsuri, di Jakarta Kamis (8/11/2018).

Lantai 1 gedung baru tersebut  untuk jalur KA lintas Bekasi dan kereta bandara dengan panjang peron untuk 12 stamformasi kereta. Sedangkan lantai 2 untuk layanan penumpang dengan luas lantai kurang lebih 9.108 meter persegi dengan kapasitas penumpang sekitar 17.800 orang. 

“Sementara lantai 3 dibangun jalur KA utama (mainline) dan rute Bogor dengan panjang peron untuk 12 stamformasi kereta,” kata dia. 

Guna memudahkan penumpang, gedung  dilengkapi fasilitas lift dan eskalator. Pekerjaan kedua disebut pekerjaan sipil, artinya menaikkan jalur Bogor ke lantai tiga.  Kedepannya Stasiun Manggarai mempunyai 4 jalur KA lintas Bekasi dan 4 jalur kereta bandara di lantai satu serta 6 jalur KA utama (mainline) 6 jalur dan 4 jalur Bogor line di lantai 3.

"Modifikasi persinyalan jaringan listrik aliran atas. Nanti kan kalau KRL itu harus ada jaringan listrik aliran atas," imbuhnya. 

Untuk diketahui, proyek DDT Manggarai - Jatinegara ini merupakan bagian dari proyek DDT dari Stasiun Manggarai-Jatinegara-Cikarang sepanjang 35 kilometer. Pembangunan proyek A bertujuan untuk memisahkan jalur kereta api jarak jauh, KRL, dan kereta bandara di Stasiun Manggarai yang ditargetkan selesai pada tahun 2020 mendatang. 


 
 
 
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait