Infonitas > Jakarta > Properti >

Halte Transjakarta Harus Diperbanyak

Jumat, 9 November 2018 | 15:26 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : Yatti Febriningsih

Halte Transjakarta Puri Beta 2
Halte Transjakarta Puri Beta 2
Foto : istimewa

Keberadaan halte Transjakarta harus diperbanyak agar jaraknya lebih terjangkau dengan masyarakat.

 

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut  layanan Transjakarta baru melayani sekiranya sebelas persen  masyarakat Ibu Kota. Ini karena jangkauannya masih terbatas. Jarak halte dengan pemukiman warga masih cukup jauh.

“Rumah-rumah (warga) berjarak 1 km dari halte. Saya sampaikan kita harus kurangi, enggak boleh 1 km, tapi 500 meter dari halte. Sehingga  jarak ke halte lebih pendek,” ujar Anies di Jakarta, Jumat (9/11/2018). 

Kendati pencapaian layanan masih rendah, Anies menolak jika ini karena faktor lambannya penambahan rute baru Transjakara. Sebab, menurut dia, layanan  

“Oh jangan disebut lamban. Kenyataannya memang tidak. Kita menambah di Transjakarta. Sebenarnya yang dibutuhkan bukan yang di jalan protokol saja, justru yang kampung-kampung. Karena dari rumah kita harus naik ojek dulu, ya naik ojeknya sekalian sampai ke tujuan tidak usah berhenti,” paparnya. 

Tidak hanya  memperluas jangkauan Transjakarta saja,  pihak Pemrov DKI juga akan mengembangkan lebih luas khususnya di sektor transportasi.  Nantinya, selain Transjakarta juga ada moda lainnya yang sedang dibangun seperti Mass Rappid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT). 

“Yang sekarang harus dibangun kendaraan mikro kecil sampe di kampung itu akan dikebut insyaallah 2019 kita mulai,” imbuhnya. 


 
 
 
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait