Infonitas > Jakarta > Properti >

Begini Tanggapan Anies Soal Proyek MRT Fase 2 Sampai Ancol

Rabu, 7 November 2018 | 14:09 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi MRT Jakarta. (Ist)
Ilustrasi MRT Jakarta. (Ist)
Foto : istimewa

Anieng menganggap proyek MRT Fase 2 sampai Ancol sudah ada dalam paparannya. Namun, belum ada pembicaraan lebih lanjut.

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan Mass Rappid Transit (MRT) Fase 2 rute Bundaran HI yang semula hanya sampai Kampung Bandan diperpanjang hingga Stadion Bersih, Manusiawi, dan Berwibawa (BMW) atau Ancol, Jakarta Utara.

Terkait usulan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut usulan tersebut memang merupakan rancangan yang sudah ada. Kendati begitu, sampai saat penlock fase 2 baru sampai Kota, Jakarta Barat. 

“Kami ingin membicarakan sampai menjangkau sampai ke timur, sesudah dari Kota langsung belok ke arah timur, di situ bisa ke BMW atau ke Ancol. Jadi, memang yang disampaikan Pak Presiden adalah hasil paparan kita,” ungkap Anies di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (7/11/2018). 

Namun, masih sekadar ide. Belum ada pembicaraan lebih lanjut, terutama dengan pihak Jepang selaku pemberi dana. “Ya jadi ramai pembicaaran, tapi sebetulnya apa yang direncanakan oleh kita. Dipaparkan presiden kemarin dan diungkapkan kemarin,” pungkasnya. 

Sebagai Informasi, pembangunan MRT Fase II didanai dengan pinjaman dari luar negeri yakni Japan International Cooperation Agency (JICA) sebanyak 70,21 miliar yen atau setara dengan Rp 9,44 triliun. Pembangunan seluruhnya menghabiskan anggaran sebanyak Rp 22,5 triliun, jauh lebih besar dibandingkan pembangunan MRT fase 1 yakni Rp16 triliun dengan jarak 16 kilometer.

MRT fase 2 akan memiliki panjang 8.3 kilometer dengan melewati delapan stasiun yang seluruhnyan di bawah tanah atau Underground section yakni Bundaran HI, Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Kota, dan Kampung Bandan.