Infonitas > Jakarta > Properti >

Begini Langkah Percepatan Pembangunan MRT Fase II

Senin, 21 Mei 2018 | 09:12 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : Yatti Febriningsih

tahap pembangunan jalan layang MRT
tahap pembangunan jalan layang MRT
Foto : istimewa

Terkait percepatan pembangunan MRT Fase II, ada empat hal yang harus dipersiapkan, salah satunya ialah masalah pembebasan lahan di Kampung Bandan.

JAKARTA - Pembangunan Fase II Mass Rappid Transit (MRT) Jakarta (Bundaran HI - Kampung Bandan) akan diakselerasi (dipercepat). Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyatakan keputusan ini sudah disepakati oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. dan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta beserta PT Kereta Api Indonesia (KAI). Konstruksi pembangunan Fase II akan dilakukan mulai akhir 2018.

"Hasil rapat MRT Fase II, alhamdulillah kami sepakati bahwa Fase II diakselerasi. Saya ingatkan kepada PT MRT Jakarta, semuanya ditabulasi dan dipercepat, diakselerasi agar konstruksi bisa dimulai akhir 2018," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta beberapa waktu lalu.

Terkait percepatan ini, kata Sandiaga, ada empat hal yang harus dipersiapkan, salah satunya ialah masalah pembebasan lahan yang berada di Kampung Bandan, Jakarta Utara. Saat ini atau fase II kondisinya jauh lebih baik dibanding fase sebelumnya (Bundaran HI - Lebak Bulus). 

Selanjutnya, untuk lahan perseorangan akan diprioritaskan dengan menggunakan pendekatan bussiness to bussiness (B to B), antara PT MRT Jakarta dengan pemilik lahan. Sedangkan untuk lahan yang dimiliki BUMD dan BUMN DKI seperti PT KAI, akan diupayakan menggunakan pendekatan serah terima hak penggunaan lahan (HPL).

Persiapan kedua yang dilakukan lainnya kata Sandiaga ialah soal pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di sepanjang koridor Fase II.

Serta, persiapan ketiga yaitu proses pinjaman loan agreement (perjanjian pinjaman) antara Pemerintah Pusat dan Japan International Coorporate Agency (JICA). Ini, lanjut Sandiaga sudah melewati Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Sekarang menunggu surat dari Bu Menteri Keuangan ke Pemerintah Jepang yang sampai hari ini belum keluar. Rencananya, saya akan berkoordinasi dengan Pak Dirjen Luki dan juga Ibu Menteri,” lanjutnya. 

Persiapan terakhir yang harus dilakukan lagi ialah soal penetapan MRT Fase II ini. Menurut dia, penetapan jalur MRT akan segera difinalisasi oleh Gubernur DKI Anies Baswedan.