Infonitas > Jakarta > Pemerintahan >

Tarif Royaltrans Dinilai Mahal, Ini Tanggapan Dirut Transjakarta

Rabu, 14 Maret 2018 | 13:14 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Yatti Febriningsih

Bus Royaltrans
Bus Royaltrans (Ist)
Foto : istimewa

Dirut Transjakarta Budi Kaliwono angkat bicara ihwal tarif bus Royaltrans yang dinilai terlalu mahal bagi penumpang.

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tetap memasang tarif sebesar Rp 20 ribu untuk bus premium Royaltrans. Tarif ini dinilai terlalu mahal jika dibandingan dengan bus Transjakarta regular seharga Rp 3.500.

“Mahal tidak kemahalan itu relatif yah. Rp 3.500 kan kemurahan. Jangan bandingkan Rp.3.500 dengan Rp.20 ribu karena Rp. 3.500 itu subsidi,” ujar Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono di Balai Kota, Jakarta, Selasa (13/3/2018). 

Ia menjelaskan, harga tersebut sebanding dengan fasilitas yang disediakan dengan kemewahanya seperti air conditioner (AC), CCTV, TV LED, USB Port, dan bangku menghadap depan yang bisa diatur.

Harga yang sama kata dia juga dipatok untuk bus Transjabodetabek yang dikelola oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ. 

“Premium sama-sama Rp 20 ribu. Tidak ada yang Rp 10 ribu, yang ada layanan pinggiran TJ, yang Rp 3.500 masih ada. Pelan-pelan kan pasti beralih karena orang mesti menikmati dulu. Produk baru kok,” katanya. 

Menurutnya, tarif Royaltrans sejauh ini akan tetap diangka Rp 20 ribu sesuai dengan arahan BPTJ. Harga tersebut berdasarkan pertimbangan bisnis yang telah ditentukan sebelumnya. 

“Mengenai harga masih uji coba karena kami mengikuti BPTJ dulu. Kita nggak mungkin kasih harga lebih murah nanti menggagalkan program atau kita kasih harga mahal itu menggagalkan program juga,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, bus Royaltrans dioperasikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta untuk mensukseskan paket kebijakan pemerintah dalam rangka mengurangi kemacetan di ruas tol Jakarta - Cikampek.

Transjakarta menyiapkan sebanyak 20 unit bus yang siap melayani masyarakat Bekasi.