Infonitas > Jakarta > Pemerintahan >

Sandi Kaget Harga Cabai Naik Akibat Inflasi

Kamis, 12 Juli 2018 | 14:59 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Yatti Febriningsih

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Foto : Adi Wijaya

Menurut Sandi, kenaikan harga cabai di pasaran disebut sebagai inflansi turunan.

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyoroti harga bahan pokok yang semakin naik, salah satunya telur. Sandiaga menilai, kenaikan ini dipengaruhi lantaran melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS belakangan ini 

“Karena pasokan cukup, tapi memang harga ya dikaitkan dengan dollar yang terus meningkat. Jadi bergerak naik harga bahan pokok," ujar Sandiaga Uno di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018).

Tidak hanya itu, Sandiaga bahkan mengaku kaget saat mendapat laporan kenaikan bahan pokok tidak hanya terjadi pada telur, tetapi juga harga cabai.

Sebab, menurut Politikus Partai Gerindra tersebut ini tidak ada kaitannya dengan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS.

"Yang saya kaget juga cabe naik. Tidak ada hubungannya dengan dollar (AS) juga ikut naik. Jadi ini yang kita sebut sebagai inflasi turunan atau inflasi ikut-ikutan," katanya. 

Melihat hal tersebut, Sandiaga Uno mengaku akan melakukan gerak cepat, agar harga komoditi bahan pokok lain tidak ikut naik, seperti telur dan cabai.

“Nah di sini, gerak cepat kita untuk memastikan komunitas lain tidak ikut-ikut naik seperti telur dan cabai," pungkasnya.