Infonitas > Jakarta > Pemerintahan >

Pemrov DKI Minta Bogor Segera Cairkan Dana Hibah Sebelum Hangus

Jumat, 9 November 2018 | 14:53 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi Dana
Ilustrasi penghitungan dana
Foto : istimewa

Kalau sampai proses pencairan lewat dari 15 Desember 2018, dana hibah tidak bisa lagi dicairkan.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta menghimbau Pemerintah Kota Bogor segera mencairkan dana hibah. Semoga, dana senilai Rp 10 milliar ini bisa segera cair sebelum akhir tahun 2018. 

Demikian dikatakan Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari. Sejauh ini, pihak Pemrov  DKI sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor. Berkali-kali mengingatkan agar segera mencairkan dana hibah. Terakhir,  pada  Oktober lalu. 

“Dari Bappedanya sudah kita hubungi agar mereka melakukan proses pencairan. Saya punya bukti chat-nya kok tapi mungkin mereka masih proses pencairan,” kata Premi saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Sebab, kalau sampai lewat dari 15 Desember 2018, maka dana hibah tidak bisa lagi dicairkan dan tidak bisa diberikan pada Pemkot Bogor.

“Kami sudah menghubungi dari bulan Oktober, sudah kami ingatkan kembali. Kan SK-nya itu sudah cukup lama terakhir Oktober dan kami sampaikan supaya mereka melengkapi,” terang Premi.

Untuk diketahui, Dana hibah diberikan Pemprov DKI melalui APBD tahun 2018 yang rencananya akan digunakan untuk perbaikan kolam retensi di Kelurahan Tanah Baru-Bogor.

Kolam retensi merupakan bagian pembangunan dari program normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berfungsi sebagai kolam resapan di saat hujan tiba. Kolam itu juga termasuk bagian penting bagi Pemprov DKI Jakarta mengingat pencegahan banjir.