Infonitas > Jakarta > Pemerintahan >

Anies Akui Tahu Persis Sandiaga Jadi Kandidat Cawapres Prabowo

Kamis, 9 Agustus 2018 | 14:15 WIB

Editor : Galih Pratama

Reporter : Yatti Febriningsih

Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Foto : istimewa

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tahu persis isu Sandiaga maju jadi cawapres Prabowo. Namun dia tak mau membeberkan secara rinci.

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dikabarkan akan maju sebagai calon Wakil Presiden Republik Indonesia. Sandiaga disebut-sebut akan mendampingi Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto yang maju sebagai calon Presiden dalam bursa pemilihan presiden tahun 2019 mendatang.

Kabar tersebut tentunya membuat sebagian pihak merasa terkejut, namun berbeda dengan rekan duetnya, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Ia mengaku sudah mengetahui kabar tersebut. 

Namun saat dimintai keterangan, Anies enggan membeberkan karena menghindari spekulasi yang tengah bergejolak. Ia pun lebih memilih tidak mengumbarkan supaya kondisi tidak semakin memanas ataupun memperburuk situasi saat ini.

“Jadi nanti ini biar diselesaikan semuanya, nanti saya baru bercerita. Sekarang sedang ada proses saya tidak ingin ikut komentar sampai semuanya selesai baru saya bicara. Tapi kalau saya ditanya apakah tahu, saya tahu, saya tahu persis,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Meskipun Anies mengaku sudah mengetahui kabar yang sesungguhnya, ia tidak bisa memastikan apakah dirinya bisa siap ditinggalkan Sandiaga. Ssbab saat ini masih banyak PR yang harus dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta kedepannya.  “Kita lihat aja nanti,” singkat Anies. 

Sebagai informasi, Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut kalau Sandiaga telah memberikan uang sebanyak Rp 500 miliar pada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengusungnya menjadi cawapres mendampingi Prabowo. 

Kabar tersebut dipastikan membuat Demokrat merasa geram lantaran uang tersebut dianggap lebih menarik dibandingkan dengan perjuangan yang sudah dilakukan Demokrat selama ini dengan melakukan pertemuan bersama Prabowo.