Infonitas > Jakarta > Pemerintahan >

Andri Yansyah: Soal Garasi Bukan Tugas Dinas Perhubungan DKI

Rabu, 13 Sepember 2017 | 18:19 WIB

Editor :

Reporter : Yatti Febriningsih

parkir liar di Kelapa Gading
Ilustrasi - Himbauan pemilik kendaraan memiliki garasi
Foto : istimewa

Meski bukan tugas pokok Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah menjamin jajarannya akan mendukung penuh penerapan Perda No.5 Tahun 2014.

JAKARTA – Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta No.5 Tahun 2014 kembali menjadi sorotan, terkait kepemilikan garasi bagi pemilik kendaraan roda empat. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, hal tersebut bukan fokus tugas jajarannya.

"Masalah Perda No5 tahun 2014 terkait transportasi, perlu saya sampaikan bahwa walaupun itu Perda Transportasi, tapi tidak seutuhnya dia menjadi tugas Dinas Perhubungan," ujar Andriyansah di Balai Kota, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Kendati begitu Andri Yansyah menegaskan, berarti Dishub DKI Jakarta lantas lepas tangan. Lantaran, dalam Perda tersebut diatur Dishub berwenang mengambil tindakan dan sanksi yang akan diterapkan.

"Kalau masalah tindakan ini memang domainnya Dinas Perhubungan. Kalau proses kepemilikan, saya akan berkoordinasi dulu antar Kepolisian juga Samsat," jelasnya.

Andri Yansyah menambahkan, Dinas Perhubungan DKI akan mendukung suksesnya pelaksanaan dan penerapan Perda tersebut dengan membantu melakukan sosialisasi, serta melakukan tindakan yang sesuai jika terjadi pelanggaran.

"Kalau kami dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyosialisasikan, bahwa ruang milik jalan itu tidak boleh untuk penyimpanan atau parkir, itu saja. Apabila dia melakukan pelanggaran dengan menempatkan kendaraannya di ruang publik, jalan, kita tindak dengan penderekan," pungkas Andri Yansyah.