Infonitas > Jakarta > Hukum >

Sandiaga Uno Enggan Berkomentar Tentang Kasus Ratna Sarumpaet

Rabu, 3 Oktober 2018 | 17:45 WIB

Editor : Oktaviani

Sumber : DBS

Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno.
Foto : istimewa

Cawapres Sandiaga Uno tak lagi mau berkomentar mengenai kasus Rtana Sarumpaet.

JAKARTA - Kepolisian telah mengumumkan kabar pemukulan aktivis Ratna Sarumpaet adalah hoaks. Ratna mengaku berbohong soal dianiaya sekelompok orang. Setelah ramai diperbincangkan, Ratna memberi klarifikasi. Ia menyatakan tidak mendapat kekerasan fisik, melainkan melakukan operasi sedot lemak.

"Itulah yang terjadi, jadi tidak ada penganiayaan," ujar Ratna di kediamannya, kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (3/10).

Ratna mengisahkan soal awal kebohongannya. Ia mengaku berbohong kepada anak-anaknya telah dipukul sehingga membuat wajahnya lebam. Sedot lemak yang dilakukan Ratna memang sempat membuat wajahnya bengkak.

Cerita yang awalnya hanya untuk keluarga kemudian menjadi berkembang ke publik setelah fotonya menjadi viral. Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga kemudian ikut pasang badan setelah kabar soal penganiayaan muncul.

Sementara itu, calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno tidak lagi mau berkomentar soal isu penganiayaan Ratna Sarumpaet. Dia memilih menyerahkan persoalan itu ke kepolisian.

"Untuk tidak memperuncing, saya tidak lagi ingin berkomentar tentang Ibu Ratna karena ini sudah masuk ranah yang tentunya harus dikelola oleh pihak yang berwenang," kata Sandiaga di New Panjang Jiwo Resort, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/10/2018).

Sandi menghimbau untuk tidak boleh menolerir kekerasan, baik itu kekerasan fisik maupun kekerasan verbal kepada siapapun, perempuan. “Itu yang harus menjadi titik daripada pembelajaran kita," tutupnya.