Infonitas > Jakarta > Ekonomi Bisnis >

Uji Coba OK Otrip Tahap II Dikawal Petugas TJ dan Dishub

Senin, 15 Januari 2018 | 12:12 WIB

Editor : Nurul Julaikah

Reporter : Yatti Febriningsih

Petugas Tranjakarta
Petugas Tranjakarta
Foto : istimewa

Pada uji coba Ok Otrip tahap II, setiap transportasi umum yang terintegrasi dikawal oleh petugas TJ dan Dishub.

JAKARTA – Saat uji coba layanan transportasi OK Otrip tahap II yang dimulai pada hari ini, Senin (15/1/2018) akan dikawal oleh petugas Transjakarta (TJ) dan Dinas Perhubungan (Dishub). Tujuannya, untuk menyosialisasikan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno kepada para penumpang.

“Kami juga perlu sampaikan bahwa pada saat uji coba nanti ada petugas TJ (Transjakarta) Atau Dishub (Dinas Perhubungan) yang akan mendampingi supaya bisa menjelaskan kepada para pelanggan,” ujar Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono di Balai Kota, Jakarta, Senin (15/1/2017).

Sesuai arahan Anies Baswedan, Budi mengaku hari ini mulai dilaksanakan uji coba OK Otrip tahap II dengan terintegrasi Angkutan Kecil (Angkutan Kota). Namun, untuk tahap awal baru satu rute trayek yang dioperasikan.

“Kita akan lakukan ujicoba hari ini, sore mulai jam tiga sore supaya nanti wrga pulang sudah bisa nikmati. Hari ini yang akan jalan satu rute dulu yakni Kampung Melayu ke Duren Sawit,” lanjut Budi.

Ke depannya, kata Budi, trayek-trayek baru OK Otrip akan dioperasikan secara bertahap hingga April mendatang. Ada enam rute yang telah disiapkan untuk layanan transportasi OK Otrip.

“Jadi ini yang akan kita rangkul hari ini baru Duren sawit. Besok Semper - Rorotan, lusa satu rute lagi, bertahap. Hingga April kami akan fokus sampai 40 sekian rute, enam rute. Beberapa  rute meliputi wilayah Cilincing, Warakas, Jelambar, Lebak Bulus, Duren Sawit, Cipayung, dan lainnya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, uji coba tahap I Ok Otrip sudah dilaksanakan sejak 22 Desember 2017  yang berlaku di seluruh koridor Transjakarta dan hari ini layanan OK Otrip sudah terintegrasi angkutan kecil. Untuk tahap I dan II masyarakat masih bisa menikmati layanan Ok Otrip dengan tarif Rp 3.500 dan setelah tiga bulan kedepan akan dikenakan tarif normal yakni Rp 5.000 sekali perjalanan.