Infonitas > Jakarta > Ekonomi Bisnis >

Tahun 2025, Menhub Targetkan Bandara Soetta Tembus 100 Juta Penumpang

Senin, 16 April 2018 | 13:57 WIB

Editor : Ichwan Hasanudin

Reporter : Yatti Febriningsih

Kunjungan Menhub di proyek bandara soekarno hatta
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek pembangunan East Connection Taxiway Tahap 1 dan proyek Runway 3, di Bandara Soekarno Hatta.
Foto : istimewa

Pembangunan berbagai proyek di Bandara Soetta akan mampu meningkatkan kapasitas penumpang hingga 100 juta orang.

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan Bandara Soekarno Hatta bisa mengakomodir 100 juta penumpang pada tahun 2025. Hal ini disampaikan usai meninjau proyek pembangunan East Connection Taxiway Tahap 1 dan proyek Runway 3, di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (15/4/2018).

"Bandara Soekarno Hatta akan meningkatkan kapasitas penumpang yang pada saat ini menampung 63 juta penumpang menjadi 100 juta penumpang lebih,” ujar Menhub dilokasi.

Menhub menambahkan peningkatan jumlah penumpang bisa dicapai dengan bertambahnya jumlah penerbangan. Saat ini, jumlah penerbangan mencapai 81 penerbangan per-jam dan bisa meningkat menjadi 114 penerbangan per-jam. Kondisi ini bisa terealisasi dengan adanya pembangunan runway tiga, taxiway, dan cargo village yang saat ini sedang berlangsung.

"Kita akan rencanakan bisa menampung 100 juta lebih penumpang kalau diterjemahkan dalam bentuk movement 81 penerbangan dalam per-jam. Rencananya nanti kita harapkan 100, 115 tepatnya per/jam, yang kita bangun adalah runway ketiga disertai dengan taxiway," jelan Budi.

Terkait rencana ini, Menhub menyebut sudah mulai membangun east connection taxiway dan cargo village karena permintaan akan barang ini banyak sekali. Setelah semuanya selesai, ke depannya Bandara Soekarno-Hatta bisa menampung kapasitas yang lebih besar lagi.

“Pada tahun 2025 kita harapkan kapasitas Bandara Soekarno-Hatta bisa menampung 100 juta penumpang. Peningkatan penerbangan yang terjadi lebih dari 30 persen. Dengan adanya tambahan ini maka take off dan landing bisa menjadi lebih cepat," pungkas Menhub.