Infonitas > Jakarta > Ekonomi Bisnis >

Soal Tarif MRT, Anies: Nanti Bervariasi

Rabu, 7 November 2018 | 14:38 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : Yatti Febriningsih

MRT Jakarta
Kereta MRT Jakarta.
Foto : Azhari Setiawan

Anies belum memastikan berapa besaran tarif MRT saat beroperasi nanti. Ini masih dalam tahap pengkajian.

JAKARTA - Pengerjaan proyek Mass Rappid Transit (MRT) Jakarta sudah menyentuh angka 97.08 persen dan ditargetkan beroperasi pada Maret 2019. Kendati begitu, Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI belum menentukan besaran tarifnya. Anies hanya menyebut bervariasi. Sebab, skema yang diguanakan ialah menggunakan hitungan rupiah perkilometer untuk setiap perjalanan. 

“Akan bervariasi karena ditentukan berdasarkan jarak tempuhnya. Berbeda dengan Transjakarta. Kemana saja sama harga, kalo MRT tidak. Jadi, tidak bisa kita bilang harganya sekian, tergantung jaraknya,” ujar Anies di Jakarta Convention Center  (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). 

Anies tidak mau terburu-buru menentukan besaran tarif MRT. Lagipula, titik pemberhentian di stasiun-stasiun MRT jaraknya tidak sama antara satu dengan yang lainnya. 

“Jangan buru-buru kita menetapkan berapa ribu rupiah karna jaraknya yang tidak bulat. Artinya kalo mengatakan ex rupiah per kilometer nanti ada staisun yang jaraknya 1,3 km, ada yang jaraknya 800 meter,” jelas Anies. 

Selain jarak, penentuan tarif juga nantinya akan ditentukan dengan daya beli serta kemampuan masyarakat membayar. Untuk itu, Anies menyebut terkait masalah tarif sampai saat ini masih dalam tahap pengkajian. 

“Jadi,  ada biayanya ada kemudian kemampuan membayar dan kemuan membayar. Nah, sekarang masih dikaji nanti kalo semua sudah fix baru nanti akan diumumkan,” tutupnya.