Infonitas > Jakarta > Ekonomi Bisnis >

Program OK Otrip Hampir Menjangkau Seluruh Wilayah Ibu Kota

Selasa, 3 Juli 2018 | 17:21 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : Yatti Febriningsih

OK Otrip
Ilustrasi
Foto : istimewa

Program OK Otrip sudah berjalan. Teranyar OK-17 yang merealisasikan integrasi transportasi umum dengan terhubungnya antar wilayah di DKI Jakarta.

JAKARTA - Program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sektor transportasi, One Karcis One Trip (OK Otrip) diklaim hampir menjangkau seluruh wilayah DKI Jakarta. Ini ditandai dengan resmi beroperasinya OK-17 rute Pulogadung-Senen sebanyak 28 unit.

Sebelumnya, OK Otrip telah beroperasi di Kampung Melayu-Duren Sawit (OK-2), Lebak Bulus-Pondok Labu (OK-3), Grogok-Tubagus Angke (OK-4), Semper-Rorotan (OK-5), dan Kampung Rambutan-Pondok Gede (OK-6), Tanjung Priok-Bulak Turi (OK-15), dan PGC-Condet (OK-16).

OK-17 rute Pulogadung-Senen terintegrasi dengan layanan Transjakarta untuk Pulogadung-Harmoni (Koridor 2), Kalideres-Pulogadung (2A), Rusun Cakung Barat-Pulogadung (2F), Pulogadung-Dukuh Atas (4), Grogol-TU GAS (4A), Bundaran Senayan-TU GAS (4C), TU Gas-Kuningan Timur (4D), Rusun Jatinegara Kaum-Pulogadung (4E), Pulogadung-Pondok Gede (4F), Lebak Bulus-Senen (6H), Tanjung Priok-PGC 2 (10),  Pulogebang-Rawamangun (11A), Pulogadung-Pulogebang (11D), Pluit-Senen (12B), Summarecon Bekasi-Tanjung Priok (B12).

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono mengatakan, OK-17 merealisasikan integrasi transportasi umum dengan terhubungnya antar wilayah di DKI Jakarta. Konektivitas ini memudahkan para pengguna transportasi umum untuk bepergian. "Masyarakat keluar rumah langsung tersedia angkutan umum yang hadir memberikan pelayanan maksimal, begitu pula sebaliknya," katanya di Jakarta, Selasa (3/7/2018). 

OK Otrip merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung penataan jaringan transportasi massal. Berdasar data Transjakarta, program OK Otrip yang dalam tahap uji coba telah melayani 11.679 penumpang setiap hari. Uji coba OK Otrip mulai 15 Januari dan dijadwalkan selesai 15 Juli 2018.

“Transjakarta masih akan menambah jumlah rute maupun jumlah angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam program OK Otrip dengan koordinasi bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta maupun para operator angkutan umum,” tutup Budi.