Infonitas > Jakarta > Ekonomi Bisnis >

Perhimpunan Filantropi Indonesia Gelar FIFest 2018

Rabu, 7 November 2018 | 17:44 WIB

Editor : Fauzi

Reporter : Adi Wijaya

FIFest 2018
Foto bersama usai keterangan pers penyelenggaraan FIFest 2018.
Foto : Adi Wijaya

Melalui FIFest 2018 ini, Perhimpunan Filantropi Indonesia berharap masyarakat bisa mendapatkan gambaran mengenai peranan lembaga filantropi di Indonesia.

JAKARTA – Perhimpunan Filantropi Indonesia akan kembali menggelar Filantropi Indonesia Festival (FIFest). FIFest 2018 rencananya akan digelar di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, pada 15-17 November 2018. Festival kebajikan tersebut akan memamerkan beragam cara dan metode baru dalam menyumbang dan menolong sesama, khususnya inovasi melalui pemanfaatan teknologi digital.

Sejalan dengan tema yang diusung, 'From Innovation to Impact', Ketua Bersama Badan Pengarah Perhimpunan Filantropi Indonesia Franciscus Welirang mengatakan, FIFest 2018 diharapkan dapat membawa dampak positif, dalam mempercepat atau mengakselerasikan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Lanjut Franciscus, dalam pelaksanaannya filantropi dan bisnis menjadi salah satu pilar yang diharapkan dapat berperan dan berkontribusi, melalui dukungan kemitraan yang lebih inklusif dengan pilar SDGs lainnya, seperti pemerintah, parlemen, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), media serta akademisi atau pakar.

"Filantropi ini dalam artian luasnya cinta sesama. Jadi bagaimana kita sebagai manusia harus memikirkan dampak, baik bagi alam dan makhluk hidup lainnya dalam mengambil sikap," kata Franciscus, saat ditemui dalam Konferensi Pers di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/11).

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Perhimpunan Filantropi Indonesia, Timotheus Lesmana Wanadjaja menerangkan, melalui festival yang bekerjasama dengan Dyandra Promosindo itu, pengunjung yang hadir akan mendapatkan gambaran mengenai peran dan kontribusi lembaga-lembaga filontropi di Indonesia dalam mengatasi masalah sosial dan memajukan kepentingan umum. Terlebih, adanya apresiasi dan pengakuan dunia internasional terhadap tingginya tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia.

"Baru-baru ini World Giving Index yang dirilis Charity Aid Foundation (CAF) menempatkan Indonesia peringkat pertama sebagai negara paling dermawan di dunia. Mengalahkan Australia dan Selandia Baru," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia Hamid Abidin  menambahkan, event tersebut secara umum terdiri dari tiga kegiatan, yakni pameran, forum konferensi, networking dan marketplace forum, dan beragam kompetisi. Event dimulai sejak Pukul 09.00 WIB hingga Pukul 19.00 WIB. "Opening ceremony FIFest 2018 akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Serta ada pula pembicara dari kalangan menteri, pengusaha hingga putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep," singkatnya.


 
 
 
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait