Infonitas > Jakarta > Ekonomi Bisnis >

Hari Ini, Uji Coba Ok Otrip Tahap II Serba ‘Cantik’

Senin, 15 Januari 2018 | 11:18 WIB

Editor : Nurul Julaikah

Reporter : Yatti Febriningsih

Kartu OK Otrip
Kartu OK Otrip
Foto : Yatti Febriningsih

Pada hari ini, Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba Ok Otrip Tahap II. Namun, ada yang menarik, yakni angka yang digunakan serba cantik.

JAKARTA - Layanan One Karcis One Trip (OK Otrip) dengan tarif Rp 5 ribu kembali diuji coba hari ini, Senin (15/1/2017). Uji coba tahap II ini mulai terintergrasi dengan angkutan kecil seperti Koperasi Wahana Kalpika (KWK).

Head  Of Communication PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Wibowo mengatakan, untuk tahap awal uji coba baru melayani satu rute. Namun, Wibowo memastikan rute trayek akan terus bertambah ke depannya.

“Hari ini OK Otrip mulai di uji coba untuk rute Duren Sawit - Kampung Melayu. Besok akan terus ditambah (rutenya),” ujar Wibowo kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/2/2017).

Menariknya, uji coba OK Otrip kali ini sangat unik. Sebab, ada angka cantik di dalamnya, yakni peluncuran pada 15 Januari 2018 pada pukul 15.00 WIB dengan 15 angkutan umum yang telah terintegrasi.

“Bagus kan angkanya,” kata mantan wartawan media nasional ini.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI sudah melakukan uji coba tahap I pada 22 Desember lalu. Namun, pada tahap ini,  masyarakat baru bisa menikmati layanan OK Otrip hanya di semua Koridor Transjakarta saja.

Sebagai Informasi, untuk tahap I dan tahap II masyarakat bisa menikmati suluruh layanan OK Otrip dengan tarif Rp 3.500 untuk durasi selama tiga jam yang sudah ditentukan. Selanjutnya, setelah diuji coba selama tiga bulan kedepan, tarif perjalanan Ok Otrip akan menjadi normal yakni Rp 5.000 sekali jalan dengan durasi selama tiga jam.

Untuk menikmati layanan ini, penumpang harus memiliki kartu OK Otrip terlebih dahulu. Dimana kartuOk Otrip  ini di bandrol dengan harga Rp 40 ribu dengan saldo Rp.20 yang bisa didapat di halte-halte dan outlet yang bekerja sama dengan Transjakarta.

“Hingga tanggal 12 Januari 2017 penjualan kartu mencapai 2.155 buah (dari 5 ribu kartu yang disiapkan). Kartu akan terus diproduksi,” imbuh Wibowo.