Infonitas > Jakarta > Ekonomi Bisnis >

ACHI, Wadah Hadapi Persaingan Global di Era Industri 4.0

Kamis, 6 Desember 2018 | 16:49 WIB

Editor : Oktaviani

Reporter : Adi Wijaya

Industri Cloud Computing dan Web Hosting Bentuk ACHI.
Industri Cloud Computing dan Web Hosting Bentuk ACHI.
Foto : Adi Wijaya

Anggota ACHI akan mendapatkan sejumlah benefit.

JAKARTA PUSAT - Perkembangan era industri 4.0 bukan sekadar impian semata. Hampir seluruh industri diberbagai belahan dunia telah menerapkan era tersebut. Termasuk Industri di Indonesia yang semakin berteknologi canggih berbasis komputer dan internet.

Dalam menghadapi persaingan global itu, sejumlah perusahaan Cloud Computing dan Web Hosting dalam negeri membentuk Asosiasi Cloud dan Hosting Indonesia (ACHI). Dibentuk sebagai wadah aspirasi dan melindungi industri dari kompetisi dan kepentingan yang beragam, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Saat ini yang sudah bergabung sudah sembilan perusahaan, di antaranya Qwords, CBNCloud, BiznetGio, Masterweb Network, Infinys, IDwebhost, dan Rumahweb," kata Rendy Maulana Akbar, Ketua Umum ACHI, saat ditemui di Hotel Ayana MidPlaza, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengkampanyekan #menjadiACHI. Hal itu dilakukan untuk mensosialisasikan visi dan misi ACHI. Yakni menciptakan kompetisi sehat, melindungi konsumen, meningkatkan konten digital dalam negeri, sebagai mitra pemerintah dalam mengawal regulasi serta menjadi sarana edukasi dan knowledge sharing kepada anggota maupun masyarakat luas untuk mendorong pengembangan dalam bidang teknologi dan sumber daya manusia.

"Saat ini jumlah pelaku usaha langsung dalam sektor cloud computing dan web hosting di Indonesia cukup besar. Perkembangannya sangat pesat. Untuk itu Kami targetkan tahun depan anggota kami meningkat menjadi 500 perusahaan," jelasnya.

Seketari Jenderal ACHI Achmad Yahya Sjarifuddin memastikan, anggota asosiasi akan mendapatkan sejumlah benefit (baca: keuntungan). Terutama dapat saling berkolaborasi dan berbagi informasi guna perkembangan bisnis yang dijalaninya.

"Asosiasi ini didukung sejumlah perusahaan maupun instansi pemerintahan yang berhubungan dengan industri ini. Salah satu benefitnya, mereka bisa membantu pengembangan usaha agar berjalan lebih baik. Dan tentunya ada kemungkinan harga yang didapatkannya lebih terjangkau jika tanpa adanya koneksi dengan perusahan tersebut," tutupnya.

 


 
 
 
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait