Infonitas > Feature >

Satu Dekade Lift Disabilitas Kota Tua Terbengkalai

Rabu, 12 Sepember 2018 | 17:00 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Adi Wijaya

Kondisi memprihatinkan lift disabilitas TPO Kota Tua
Foto : Adi Wijaya

Kondisi dua unit lift disabilitas di Kota Tua terbengkalai. Kondisinya rusak lantaran dibiarkan selama satu dekade.

TAMANSARI - Satu dekade sudah dua unit lift disabilitas yang berada di Terowongan Penyeberangan Orang (TPO) Kota Tua, Jakarta Barat rusak. Tak sekalipun lift tersebut diperbaiki sejak 2008 silam.

Kondisi kedua unit lift disabilitas terbengkalai. Lama tak berfungsi berdampak material lift berkarat dan nampak usang. Lantai lift pun berwarna kecokelatan akibat genangan hujan yang masuk melalui atap kaca yang pecah.

Pengguna TPO Kota Tua, Restu (26) menyayangkan rusaknya lift disabilitas tersebut. Kaum difabel dipastikannya tak pernah lagi melintas melalui TPO pasca dua unit lift rusak.

"Sayang sekali kondisinya terbengkalai. Kasian mereka yang disabilitas tidak bisa menyebrang lewat TPO. Mereka harus menyeberang lewat atas, yang banyak lalu lalang kendaraan," kata Restu, saat ditemui di TPO Kota Tua, Rabu (12/9/2018).

Menanggapi hal tersebut, Kasatpel TPO Kota Tua, Irwan Effendi mengaku tak mengetahui kapan akan dilakukan perbaikkan kedua lift tersebut. Dia pun menyarankan agar konfirmasi ke pihak berwenang, yakni UPT Terminal Rawamangun.

"Sampai sekarang saya belum tahu kapan perbaikannya untuk kedua lift itu. Kalau mau penjelasan lengkap coba cari informasi dari pihak UPT Terminal Rawamangun," tutupnya.

Dikonfirmasi, UPT Terminal Rawamangun Faisol berdalih, perbaikan lift disabilitas tersebut menunggu rekomendasi Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM).

"Kami masih menunggu hasil rekomendasinya pihak ATPM," kata Faisol.

Menurutnya, asca rekomendasi ATPM diterima, perbaikan lift segera dilakukan. Dia menyarankan pengunjung disabilitas bersabar menunggu perbaikan kedua lift tersebut.

"Setelah dapatkan rekomendasi, usulan terkait perbaikkan dua lift akan dilakukan. Nanti, kami lihat juga apa saja yang harus diperbaiki, serta apa saja komponen yang harus diganti. Untuk kapan akan dilakukan perbaikkan, mohon agar bersabar," katanya.