Infonitas > Feature >

Mengenang Romantisme Ahok-Veronica

Senin, 8 Januari 2018 | 16:15 WIB

Editor : Nurul Julaikah

Reporter :

Istimewa
Foto : istimewa

Gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengingatkan kembali di mana mengenang masa romantisme Ahok-Veronika dari awal bertemu hingga saat ini.

JAKARTA – Berita gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada istrinya Veronica Tan menggegerkan warga dunia maya maupun nyata. Pasalnya, rumah tangga pasangan suami istri itu terlihat baik-baik saja selama ini.

Jika mengenang masa romantisme Ahok-Veronica, sungguh disayangkan apabila kedua pasangan yang menikah pada 1997 lalu harus berpisah dan mengorbankan ketiga anaknya Di berbagai kesempatan, pria kelahiran 29 Juni 1969 itu tak pernah bosan menceritakan bagaimana ia jatuh cinta hingga akhirnya menikahi Veronica.

Dihimpun dari berbagai sumber, Ahok jatuh hati kepada Veronica saat beribadah di Gereja Kristus Yesus Pluit, Jakarta Utara. Pada waktu itu atau sekitar 1994, Veronica sedang bermain piano, dan Ahok terpukau dengan permainan sekaligus keindahan betis istrinya itu.

"Pertama kali bertemu di gereja. Enggak sengaja keinjek kakinya. Ini namanya bukan dari mata turun ke hati, melainkan dari kaki naik ke hati," kata Ahok di Balai Kota, Februari 2016 dikutip dari kompas.com.

Ketika itu, Ahok sudah bekerja, sementara Vero baru masuk kuliah. Keduanya sama-sama aktif di gereja. Ahok pernah menjadi Ketua Majelis Gereja, sementara Veronika aktif mengikuti pelayanan di gereja itu. Ahok dan Vero menikah pada 6 September 1997. Mereka sudah dikaruniai tiga anak, yaitu Nicholas Sean, Nathania, dan Daud Albeenner.

"(Yang membuat suka sama Veronica) main piano di gereja. Bu Vero bisa nyanyi juga," ujar Ahok.

Ketegaran Veronika Saat Ahok Divonis Penjara

Tepat Mei 2017 lalu, atau usai pargelaran Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Ahok harus meringkuk di dalam penjara karena dinyatakan bersalah dalam kasus penodaan agama. Veronica Tan yang kala itu tak pernah lepas mendampingi suaminya saat berkampanye, terlihat tegar.

Selama persidangan, Vero memang tidak pernah hadir menyaksikannya. Vero juga tidak pernah berkomentar mengenai kasus yang menimpa suaminya.

Setelah suaminya dinyatakan bersalah, dengan wajah santai, Vero begitu sapaan Veronika mendatangi LP Cipinang hingga Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Bahkan wanita yang usianya terpaut hampir 8 tahun lebih muda dari Ahok ini, setiap minggu menjenguk di Mako Brimob dengan membawakan masakan kesukaan suaminya.

Lebih mengharukan lagi, isakan tangis Vero tak terbendung saat membacakan tulisan tangan suaminya di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017). Keluarga Ahok telah memutuskan untuk membatalkan banding dalam kasus penodaan agama.

Vero terisak sambil memegang mikrofonnya. Adik Ahok, Fifi, berusaha menenangkan kakak iparnya itu dengan memberikan tisu. Foto Vero yang menangis viral. Warganet bersimpati atas apa yang menimpa Vero.

Ulang Tahun Pernikahan, Ahok Layangkan Surat Cinta

Dalam rangka merayakan ulang tahun perkawinan ke-20, Basuki Tjahaja Purnam (Ahok) menyempatkan diri membuat surat berisikan kata-kata romantis kepada Vero. Meski berada di balik jeruji besi, pria asal Belitung Timur ini memberikan kejutan melalui putra sulungnya, Nicolas Sean Purnama.

Tepatnya September 2017, Vero mendapatkan kejutan dari Ahok melalui putra pertamanya, Nico. Nico membacakan surat yang ditulis Ahok untuk Vero. Dalam surat itu, Ahok mengungkapkan betapa bersyukur dirinya memiliki istri seorang Vero.

Ahok pun mengingat saat-saat Vero menyebutnya seperti robot yang bekerja dari pagi hingga petang dengan jadwal yang padat dan pekerjaan yang menumpuk. Selama di penjara, Ahok merasa bersyukur karena memiliki Vero sebagai istrinya.

"Tapi, saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anak, kembali kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri umumnya yang salah pasti sang suaminya. Aku bersyukur dalam tahanan menjadi banyak waktu untuk merenung betapa istriku bukan lagi seperti dulu. Sekarang sudah dewasa, mampu berprestasi, dan menjadi perempuan dan penolong bagi saya," katanya.

Ahok pun memberikan sebuah kutipan ayat Alkitab sebagai penutup surat cintanya.

"Sungguh benar dikatakan dalam Amsal Salomo istri yang berakal budi adalah anugerah Tuhan," kutipnya.

Kenangan tersebut, saat ini hanya seutas cerita yang bakal berkesan bagi keduanya. Ahok memutuskan menggugat cerai Vero dengan alasan persoalan pribadi. Pengacara Ahok dalam gugatan ini, Josefina Agatha Syukur, berharap kliennya tersebut akan berdamai.

Josefina mengatakan, sebelum ia mendaftarkan gugatan dari Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 5 Januari 2018, ia dan Fifi Lety Indra, adik Ahok, telah membujuk agar Ahok mengurungkan niatnya. Namun, pada akhirnya Ahok malah menyerahkan surat kuasa agar gugatan cerai didaftarkan.