Infonitas > Feature >

Bisnis Kecantikan Tak Pernah Surut

Senin, 24 Sepember 2018 | 11:30 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : R Maulana Yusuf

Siva Esthetic.
Foto : Malik Maulana

Sejumlah pebisnis kecantikan mengakui pangsa pasar masih cukup besar. Seiring semakin tinggi kepedulian wanita terhadap kecantikan.

KELAPA GADING - Semakin cantik, semakin sedap dipandang. Tampil cantik dengan kulit bersih, bentuk tubuh proporsional, dan tatanan rambut yang stylish idaman kaum hawa. Wajar bila banyak wanita yang sengaja menyiapkan waktu khusus untuk perawatan. 

Dari bersusah-payah menempelkan irisan mentimun, madu, atau ramuan-ramuan lainnya di wajah setiap malam, hingga  rela mengeluarkan budget  cukup besar dengan rutin mengunjungi  klinik kecantikan demi mendapatkan perawatan yang lebih modern.

Ya, menghabiskan waktu di klinik kecantikan seakan sudah menjadi tren sejumlah wanita dalam satu dasawarsa terakhir. Bahkan, hanya membersihkan dan merawat kuku saja, wanita rela datang ke klinik.

Shinta (32) contohnya. Dia memang sudah tergolong addict. Punya waktu khusus setiap bulan untuk melakukan perawatan. “Biasanya wajah. Dari kulit hingga bentuk alis. Lalu, rambut. Tapi, kalau rambut paling 3 bulan sekali paling cepat. Kalau kuku, ya kalau dilihat sudah tidak enak saja. Yang pasti, setiap bulan selalu perawatan di klinik,” ucap warga Pluit, Jakarta Utara ini.

Begitupun dengan Cindy (34), warga Pantai Indah Kapuk. Penampilan merupakan segalanya bagi dia. Sebab, sangat menunjang profesinya sebagai seorang pebisnis dan sosialita.

“Apalagi, usia saya sudah kepala 3. Mulai banyak kerutan ya wajar. Jadi, harus rajin-rajin touch up, biar kinclong,” candanya.

Kondisi tersebut menjadi lahan empuk bagi para pebisnis. Perkembangan bisnis kecantikan bak jamur pada musim penghujan. Tumbuh subur mulai dari gang-gang sempit hingga pusat-pusat perbelanjaan. Bahkan, seakan sudah menjadi kebutuhan yang tidak akan pernah mati.

Salah satu klinik di Kelapa Gading, OI Clinic saja sengaja melebarkan sayap bisnisnya dengan menghadirkan perawatan kecantikan wajah.

Awalnya, kata dr. Oen Ivan, Dipl.ECARE,CH,CHt selaku owner, kliniknya hanya tempat praktek umum biasa yang menangani penyakit anak-anak dan dewasa. Lalu, pada 11 Desember 2017, dia menambah pelayanan dengan fokus ke kecantikan.

Oen menyadari bisnis kecantikan kian prospektif. Namun, tentunya, tidak bisa asal terjun. Perlu pengetahuan dan keahlian di bidang kecantikan sebagai modal dasar. Alhasil, dia sengaja mengambil kursus anti aging dan estetika di beberapa tempat, baik dalam maupun luar negeri.

"Jadi, saat ini, klinik umumnya masih ada di lantai bawah dan estetiknya di lantai dua. Treatment yang kami hadirkan juga baru. Kami tetap ikuti tren berdasar dari kebutuhan pasien," jelasnya.

Treatment yang ada di OI Clinic antara lain, aneka facial, totok wajah, chemical peelingmicrodermabrasiinjectionbotox, fillerthreadliftmesotheraphy, dan dermaroller.

Oriskin, brand klinik perawatan wajah dan tubuh juga berani menghadirkan dua outlet dalam satu kawasan. Di Rukan, Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading dan di lantai 2 Lotte Mart, Kelapa Gading.

"Market kecantikan di Jakarta Utara memang cukup besar, terutama di Kelapa Gading, Pluit, dan Pantai Indah Kapuk . Kami buka kembali di Lotte Mart Kelapa Gading ini  karena antusias cukup tinggi, karena banyak member yang mengeluhkan terlalu penuh di klinik yang ada di Rukan Jalan Boulevard Barat," ungkap Direktur Sales Oriskin Andri Susanto.

Andri pun optimistis dengan cabang baru Lotte Mart. Sebab, Oriskin memiliki added value untuk para konsumennya. Semisal, sistem membership. Dengan sistem ini biaya yang dikeluarkan lebih murah karena dalam paketnya sudah termasuk berbagai treatment mulai dari Rp 799 ribu-Rp 2,5 juta per bulan.

"Persaingan selalu ada tapi untuk jenis dan tipe marketing berbeda atau dengan kata lain kita tidak ada saingan. Kita satu-satunya yang menggunakan tipe membership," ujarnya.

dr. Ari, owner Siva Esthetic juga melakukan hal serupa. Setelah sukses di Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan, dia bersama istrinya Melvy Noviza memberanikan diri menyeberang ke kawasan elit Kelapa Gading. Pada 2017, mereka membuka Siva Esthetic Kelapa Gading di Ruko Inkopal Blok C, nomor 29, Jalan Boulevard Barat Raya.

Ini, kata Ari, sekaligus mengakomodasi permintaan, lebih mendekatkan diri dengan customer yang ada di wilayah utara Jakarta. “Orang sekarang males juga jauh-jauh karena macet dan habis waktu di jalan. Jadi, kita yang mendekat. Lagipula, market Jakarta Utara khususnya Kelapa Gading memang cukup besar," ungkapnya.

Terkait persangian, Ari tidak terlalu khawatir. “Apapun bisnisnya pasti ada kompetitor. Ya, tentu masing-masing punya nilai jual berbeda. Saya berharap pangsa pasar kita tetap ada dengan lengkapnya treatment di Siva Esthetic,” tandasnya.