Infonitas > Feature >

Adu Konsep Bisnis Coffee Shop di Serpong

Kamis, 28 Juni 2018 | 10:20 WIB

Editor : Galih Pratama

Reporter : Alfi Dinilhaq

Barista tengah meracik kopi spesial.
Foto : Geri B

Tak sekadar menyajikan kopi berkualitas, coffee shop di Serpong juga dituntut menghadirkan konsep ruangan yang unik untuk memikat pelanggannya.

SERPONG - Coffee shop menjadi salah satu alternatif tempat kongko asyik bersama teman, ataupun rekan kerja sambil menyeruput kopi spesial. Tak heran bila dengan mudah kita jumpai coffee shop, khususnya di kota-kota besar. Namun kehadiran mereka tak hanya sekadar menyediakan sajian kopi saja, tapi juga dituntut untuk menghadirkan konsep menarik untuk memikat pelanggan.

Di kawasan Serpong misalnya, banyak coffee shop tampil beda dengan konsep yang diusungnya. Salah satunya adalah Homebrew Coffe & Eatery. Tempat ‘ngopi’ yang hadir sekal 2016 silam ini, di-develope berdasarkan kebutuhan pelanggan akan tempat menyeruput kopi dengan nuansa homey.

Seperti dikatakan Edi Gunawan, Founder Homebrew Coffee & Eatery menjelaskan bahwa nama Homebrew berasal dari kata home yang berarti rumah dan brew yang bermakna meracik atau meminum kopi. 

"Karena lokasi kita berdeketan dengan tempat kos, maka kita menggunakan nama Homebrew dengan harapan orang yang tinggal di atas akan turun ke bawah untuk makan dengan suasana yang homey. Sehingga mereka akan merasakan suasana di rumah," jelasnya.

Bergeser ke kawasan BSD City, ada 152 A Place To Share yang menghadirkan tempat ngopi asyik. Coffee shop yang hadir sekal 2017 ini, bukan sekadar tempat ‘ngopi’ saja, tapi bisa dijadikan tempat bertemu dengan rekan bisnis, bahkan meeting.

"Saya membuat tempat ini sebagai lokasi untuk bisa sharing bersama siapapun dan apapun. Kopi yang kita sajikan juga kita juga dilengkapi dengan aneka sajian finger snack," jelas Klaudia Jeanette, Pemilik 152 A Place To Share. 

Pengunjung di tempat ini akan menikmati kopi dengan ambience rumah sendiri. Ornamen-ornamen kayu dengan hiasan bungan berwarna hijau serta tempat duduk sofa membuat tempat ini nyaman untuk dikunjungi.

"Desain interior kita mengusung konsep homey sehingga orang ke sini akan berada di rumah. Selain itu penggunaan bahan baku desain interior kita memanfaatkan barang daur ulang seperti sisa bohlam lampu, pohon kayu, dan gulungan kabel untuk dijadikan meja," jelas Klaudia.

Beralih ke kawasan Gading Serpong terdapat coffe shop legendaris yang berasal dari Balikpapan, yakni Kedai Kopi Nam Min. Kedai cabang ke-4 dan pertama di luar Balik Papan ini hadir dengan nama Nam Nin Toast & Coffee. Desain interior yang diusung memadukan desain interior khas Pecinan lawas dengan modern. "Kalau di Balikpapan masih memakai desain lama dan di sini kita menyesuaikan karena berada di kawasan modern. Tak hanya dari segi desain, di sini kita menyajikan juga kopi modern," jelas Frite Tanaka, Pemilik Nam Nin Toast & Coffee. 

Instagramable

Setiap tempat ngopi tak hanya menyajikan kopi nikmat saja, namun juga menyediakan ruangan dengan konsep untuk yang cocok dijadikan sebagai spot berfoto atau Instagramable. Seperti di Homebrew Coffee & Eatery, Alam Sutera. Di sini tersedia beberapa spot foto untuk berswafoto untuk di-upload para pengunjung di media sosial (medsos) mereka.

"Kadang orang merasa bosan dengan konsep yang biasa-biasa saja. Maka dari itu, kami hadirkan konsep yang homey namun masih ada suasana cafe agar tidak bosan. Di sini ada beberapa spot untuk foto yang menarik untuk diupload di medsos," pungkas Edi Gunawan, Pemilik Homebrew Coffee & Eatery. 

Andalkan Kopi Lokal

 

Selain konsep tempat, hal utama dari bisnis coffee shop tentunya adalah sajian kopi. Ya, ragam sajian kopi istimewa pun ditonjolkan untuk memanjakan para pencinta kopi. Ada yang mengandalkan kopi lokal Indonesia, ada juga yang memadukannya dengan kopi luar negeri.

Di 152 A Place To Share misalnya, tempat ini mengandalkan biji kopi lokal sebagai bahan dasar sajian kopi andalannya. Mereka menyediakan kopi yang berasal dari Jawa Barat yang di-roasting sendiri dengan tiga jenis kopi. Pilihan kopinya ada kopi hitem, cappucino, vietnam drip, dan lainnya.

Sebagai teman minum kopi, di sini juga tersedia aneka finger food khas Manado. Seperti Pisang Goreng Sambal Roa, Panada, dan Lalampa. Selain itu tersaji juga sajian olahan singkong.  "Finger snack yang disajikan sekiranya cocok dengan kopi, jadi makanan ini yang melengkapi untuk orang minum kopi," tambah Klaudia Jeanette, Pemilik 152 A Place To Share.  

Sama halnya dengan Nam Min Toast & Coffee, mereka juga mengandalkan biji kopi lokal yang dikrim langsung dari Balikpapan. "Kita di sini home made mulai kopi yang dikirim dari Balikpapan,” Frite Tanaka, Pemilik Nam Min Toast & Coffee.

Untuk kopi tradisional, Nam Min Toast & Coffee menyajikan biji kopi tradional robusta yang berasal dari Balikpapan tanpa ada campuran. Sedangkan untuk espresso menggunakan kopi rajawali yang merupakan campuran dari 4 kota di Indonesia, yakni Lintong, Flores Bajawaa, Bali Kintamani, dan Temanggung.

"Sengaja tidak kita campur supaya aroma dan rasa kopi tidak terlalu asam dan bisa diterima oleh masyarakat umum dan kita ambil yang umum saja agar bisa diterima masyarakat banyak. Pilihan kopinya ada espresso, black coffee, americano, cappucinno, mochacinno, dan affogato," papar Frite.

Sementara pendamping minum kopi, Nam Min Toast & Coffee menyajikan aneka toast. Di antaranya ada Srikaya, Nougat, Mocha, Nutella, Ovomaltine, dan Grilled Cheese. Selain kopi, juga tersaji minuman chocolatte, green tea latte, tiramisu latte, thai tea, thai green tea, dan tea. Sedangkan untuk kopi tradisional tersaji kopi susu, kopi hitam, teh merah, dan teh merah susu.

Sementara di Homebrew Coffee & Eatery mengandal biji kopi lokal dan luar negeri. Inilah yang menhghasilkan cita rasa kopi khas ala Homebrew Coffee & Eatery. "Menu di sini  yang kami sajikan bukanlah menu umum seperti tempat lain, kalau kami buat menu yang hanya copy paste aja, maka apa bedanya di Homebrew Coffee & Eatery dengan tempat lain," jelas Edi Gunawan, Pemilik Homebrew Coffee & Eatery.

Bagi yang ingin menyantap kuliner spesial, tak perlu khawatir. Di sini juga tersedia aneka sajian, salah satu favoritnya adalah Stuffed Chicken merupakan dada ayam yang di grill berisikan melted cheese dan bayam. Kemudian terdapat menu Sandwich Montecristo yang berupa makanan sehat berisikan roti gandum diisi dengan smoked beef dan juga ada salad dan keju dan menu favorit yaitu Spagetti Aglio Olio Beef serta Chicken Salad.