Infonitas > Depok > Kesehatan >

Bolehkah Bercinta Saat Hamil?

Kamis, 27 Juli 2017 | 18:14 WIB

Editor : Raymondo Arditya

Sumber : DBS

Pregnancy sex
Ilustrasi
Foto : istimewa

Kehamilan merupakan salah satu anugerah. Namun, banyak pria yang khawatir melakukan hubungan intim saat pasangan sedang hamil.

JAKARTA – Kehamilan pasangan tak ayal menimbulkan pertanyaan untuk pria, “apakah masih bisa berhubungan intim?”. Yang harus diketahui, ahli kandungan tidak memermasalahkan hal tersebut. Tapi, tidak sedikit banyak pasangan suami istri (pasutri) yang khawatir.

Keguguran, melukai janin dalam kandungan, hingga khawatir memicu persalinan ada beragam alasan yang membuat pasangan berpikir dua kali bila ingin bercinta ketika pasangan sedang hamil. dr M. Nurhadi Rahman, SpOG, dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta terkait hal ini menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan catatan istri tidak merasa mengalami masalah.

Memang ada beberapa hal menarik yang mungkin perlu diperhatikan. Berikut fakta-fakta bercinta ketika hamil seperti dikutip dari detik.com, Senin (24/7/2017):

1. Nafsu istri meningkat

Terapis seks Dr Kat Van Kirk dari Advanced Study of Human Sexuality mengatakan beberapa perempuan ketika sedang hamil mungkin malah mengalami peningkatan gairah seksual. Penyebabnya menurut Van Kirk karena ada peningkatan hormon dan aliran darah ke area intim membuat lubrikasi juga jadi maksimal.

2. Tidak harus penetrasi

Bercinta dengan istri yang hamil tidak berarti harus selalu melakukan penetrasi. Aktivitas intim lainnya seperti berpelukan, berciuman, seks oral atau bermain dengan mainan seks juga bisa jadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan seksual tanpa perlu merasa canggung.

"Baik pria dan wanita bisa saja merasa canggung bila berhubungan seks ketika sedang hamil tua. Meski keduanya mungkin sama-sama bergairah, mereka tetap bisa kok memenuhi kebutuhan seksualnya dengan cara tanpa penetrasi," kata terapis seks Ursula Ofman.

3. Pilih posisi yang tepat

Bila memang ingin melakukan penetrasi, maka silahkan saja tapi dengan posisi yang disesuaikan sehingga tidak memberikan tekanan berlebih pada kandungan. Konsultan seks detikHealth dr Andri Wanananda, MS, mengatakan ada beberapa posisi yang bisa dicoba.

"Posisi senggama selama kehamilan yang tidak membebani rahim: woman on top; side by side; rear entry (doggie position); side-lying berhadapan," kata dr Andri.

Baca Juga : Depresi Rentan Dialami Wanita, Tapi Dampaknya Lebih Bahaya Bagi Pria

4. Penis tidak mengganggu janin

Terkait pemikiran jika penetrasi ketika berhubungan intim maka penis akan melukai janin, menurut dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya kenyataannya penis hanya bisa menyentuh ke leher rahim. Sementara itu bayi berada di dalam rahim dan terlindungi cairan ketuban.