Infonitas > Cibubur > Pendidikan >

Benarkah Tes Masuk Akademik Terbaik Bagi Masa Depan Siswa ?

Senin, 16 April 2018 | 18:35 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Ronald Tanoso

Sekolah Alam Cikeas
Praktisi Sekolah Alam Cikeas Hufron Fadilah tengah berbincang hangat dengan salah satu anak didiknya.
Foto : Ronald Tanoso

Selama ini, tes masuk akademik yang dilakukan sekolah menuai pro dan kontra di masyarakat. Seperti Apa tanggapan seorang praktisi sekolah ?

CIBUBUR - Lazimnya, sebuah tes ujian masuk dilakukan dalam penerimaan siswa baru di sekolah.Terlebih, sekolah dengan prestasi akademis terbaik akan menentukan standar nilai minimal tertinggi kepada calon anak didik untuk bisa bergabung di lembaga pendidikan tersebut.

Namun, sebuah kegagalan besar bagi siswa yang bercita-cita di sekolah unggulan tersebut ketika mendapati hasil nilai ujian nasionalnya di bawah standar minimal yang ditentukan. Mau tak mau, harus merelakan konsekuensi untuk melanjutkan sekolahnya di prioritas kedua, ketiga, dan seterusnya.

Terkait fenomena tes akademik tersebut, Praktisi Sekolah Alam Cikeas Hufron Fadilah mengungkapkan, proses seleksi siswa baru itu ibarat menanam tanaman. Untuk menanam yang dibutuhkan adalah benih (calon siswa), tanah/media (sekolah, fasilitas dan lingkungan sekitar) dan orang yang merawat (guru dan orangtua). 

"Benih-benih yang baik dan sejenis ini akan tumbuh subur jika ditanam di lahan yang subur dan sesuai jenis tanaman. Terlebih, jika dirawat dengan baik oleh pemiliknya," ungkapnya saat berbincang hangat dengan Info Cibubur, Kamis (12/4).

Dirinya pun mempertanyakan, apakah kita seterusnya hanya akan menerima siswa dengan tipe kecerdasan yang sama atau hanya mengembangkan siswa di lingkungan sekolah yang sudah pasti terbatas ruang geraknya?

Oleh karena itu, dirinya berpendapat sekolah perlu mengubah cara dan proses penerimaan siswa baru. Tidak sebatas tes akademik semata. Salah satunya, dilakukan Sekolah Alam Cikeas seperti pre-interview, sit-in, academic mapping, interest survey, outbound, student't interview, parent's interview.

"Dan tahapan yang terakhir adalah jika orangtua sepakat, maka calon siswa akan secara otomatis diterima sebagai siswa SMA Sekolah Alam Cikeas, yang kemudian akan ditindaklanjui untuk proses berikutnya," tandasnya.