Infonitas > Cibubur > Laporan Utama >

Proyek LRT Tumbuhkan Ekonomi Baru di Indonesia

Sabtu, 24 Februari 2018 | 16:02 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Ronald Tanoso

Pembangunan proyek LRT Cibubur-Cawang
Pembangunan proyek LRT Cibubur-Cawang (Ist)
Foto : istimewa

Pembangunan proyek infrastruktur seperti LRT, ,RT, JORR hingga kereta api bandara dinilai dapat menumbuhkan ekonomi baru di Indonesia.

CIBUBUR - Pembangunan infrastruktur transportasi darat di beberapa wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi, dinilai dapat menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Kemudahan akses sarana transportasi memungkinkan wilayah yang dilintasinya berkembang baik sebagai kawasan permukiman, maupun bisnis.

Salah satunya, kehadiran proyek LRT yang juga terintegrasi dengan sarana transportasi lainnya, seperti Mass Rapid Transport (MRT), Jakarta Outer Ring Road (JORR), Kereta Api Bandara bahkan sampai moda transportasi yang ada di kawasan, JR Connection yang belum lama ini dikenalkan ke masyarakat.

Kondisi ini, memicu reaksi yang cukup positif dari beberapa pihak. Diantaranya, pelaku bisnis dan warga masyarakat yang memang benar-benar tinggal di kawasan tersebut.

Head Chef dan Operational Olstar Bistro Cibubur Budi mengatakan, dampak pembangunan infrastruktur akan berpengaruh pada bisnis kuliner di kawasan Cibubur.

Menurutnya, posisi restoran yang tepat berada di Jalan Alternatif Transyogi ini kerap ramai dikunjungi pelanggannya disaat jam-jam sibuk.

“Liat saja, sekarang sudah hampir setiap hari macet. Banyak kendaraan yang lalu lalang baik itu ke arah Cileungsi maupun ke arah Jakarta,” ucapnya.

Lanjutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan sekitaran Cibubur, terutama sepanjang Jalan Alternatif Transyogi Cibubur tentu saja akan menjadikan wilayah ini semakin ramai lagi.

“Belum lagi, dengan semakin banyaknya hunian perumahan dan sentra bisnis yang ada,” terangnya.

Melihat kondisi yang ada, tentu saja ini menjadi peluang bisnis tersendiri. Maka tidak mengherankan jika di restorannya ini, Budi kerap membuat sesuatu yang menarik. Sebut saja seperti promo-promo menarik.

“Ya, kondisi ini kita anggap hal hal yang positif. Bukan karena kondisi macetnya, tapi karena peluang bisnis yang ada. Seperti dalam setiap bulan, kita selalu memberikan promo-promo dikala jam makan siang sampai 50 persen,” timpalnya.

Lain halnya yang diungkapkan oleh Destia (27). Warga pengguna jalan yang sehari-harinya bekerja di kawasan jalur transyogi ini, mengungkapkan bahwa dengan adanya pembangunan LRT dan MRT yang menghubungkan area Cibubur ini, tentunya memberikan berdampak baik buat warganya sendiri.

“Iya dong, karena akses transportasi akan semakin variatif dan mudah untuk dijangkau dari daerah penyangga seperti Cibubur ini untuk ke pusat kota,” ujarnya.

Dirinya berharap, jika kedepannya nanti proyek infrastruktur ini telah rampung, warga di kawasan ini akan memilih untuk mau beralih ke transportasi umum. 

“Kalau aku pribadi sih ada kemauan bakal beralih ke transportasi umum, asalkan selama pemerintah bisa jamin keamanan dan kenyamanan para penggunanya alat transportasi massal tersebut,” ujarnya.