Infonitas > Cibubur > Laporan Utama >

Kasus Pencabulan Guru di Pasar Rebo Tak Ada Bukti Sodomi

Sabtu, 13 Januari 2018 | 15:27 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Sumber : DBS

Ilustrasi (Ist)
Ilustrasi (Ist)
Foto : istimewa

Polsek Pasar Rebo mengungkapkan, kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru di Pasar Rebo tidak ada bukti sodomi.

PASAR REBO – Kasus pencabulan yang dilakukan AK (32), oknum guru SMP terhadap tiga orang siswanya menemui titik terang.

Dalam keterangan resminya, Polsek Pasar Rebo mengungkapkan, tindakan pencabulan yang dialami para korban tidak sampai pada tindakan sodomi.

“Saya mau meluruskan ya, bahwa korbanya tidak 35 dan tidak ada sodomi. Jadi memang laporan dari awal itu tidak sodomi. Hasil pemeriksaan dan visum korban juga menunjukkan tidak ada tanda-tanda sodomi. Pelaku hanya meraba-raba korban saja," kata Kanit PPA Polsek Pasar Rebo Bripda Fitria Wijayanti, Sabtu (13/1/2018).

Fitria membenarkan bahwa ada 3 korban yang melapor namun mereka bukan korban sodomi melainkan perbuatan cabul oleh gurunya. Saat ini pihaknya telah merujuk korban ke TP2A untuk pendampingan korban.

Selain itu, pihaknya juga mengatakan kasus pencabulan tidak sesuai apa yang telah beredar di pesan berantai Media Whatapps yang menjelaskan bahwa ada 35 siswa yang menjadi korban.

“Hingga saat ini hanya ada tiga korban yang melapor,” terangnya.

Sementara itu, pihaknya membenarkan bahwa pelaku sakit ginjal dan saat ini dalam penanganan dokter di RS Polri.

"Iya memang dia sakit ginjal, tim dokter RS Polri yang mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan," katanya.

Namun saat ini, AKN, si pelaku, sudah selesai menjalani perawatan dan kembali mendekam di Rutan Mapolsek Pasar Rebo