Infonitas > Cibubur > Kecantikan >

Cukur Bulu Ketiak Ternyata Tidak Buat Kulit Jadi Hitam

Rabu, 13 Sepember 2017 | 19:11 WIB

Editor : Raymondo Arditya

Reporter :

cukur bulu ketiak
Ilustrasi
Foto : istimewa

Bagi sebagian orang, bulu ketiak memang cukup mengganggu karena merusak penampilan. Tidak sedikit yang mencukur bulu ketiak.

JAKARTA – Bulu-bulu yang ada di tubuh memang diciptakan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Namun, tidak jarang bulu ketiak dianggap sebagai sesuatu yang merusak penampilan. Sudah begitu, tidak sedikit yang mencukur bulu ketiak.

Kabar yang beredar, banyak yang beranggapan bahwa mencukur bulu ketiak dapat membuat kulit ketiak jadi hitam dan rambut yang nantinya tumbuh menjadi lebih tebal dan kasar. Rupanya hal ini hanyalah mitos.

Menurut viva.co.id seperti lansirannya dari laman Live Science, Selasa (12/9/2017), batang rambut yang nantinya tumbuh akan meruncing dengan sendirinya. Ketika Anda mencukur, itu artinya Anda memotong batang rambut dan menyisakan bagian yang lebih tebal. Hal ini membuat Anda beranggapan rambut yang tumbuh lebih tebal ketimbang sebelum dicukur.

Tak hanya itu, rambut yang tumbuh setelah dicukur memang terasa kasar karena yang muncul ke permukaan kulit adalah sisa batang rambut yang sudah Anda cukur sebelumnya. Jika dibiarkan panjang, batang rambut ini akan halus dengan sendirinya.

Untuk kulit yang tampak menghitam, hal ini diklaim sebagai sebuah ilusi. Kulit terlihat hitam karena Anda melihat titik-titik yang merupakan bakal rambut ketiak dan warnanya lebih gelap dari warna kulit Anda.

Baca Juga : Berapa Lama Waktu Penyembuhan Kecanduan Narkoba Melalui PTRM

Sebenarnya studi mengenai hal ini sudah dilakukan pada 1928 silam dan dimuat di jurnal Anatomical Record. Antropolog forensik, Mildred Trotter menemukan bahwa bercukur tidak memberikan efek pada warna, tekstur dan pertumbuhan rambut. Begitupun menurut sebuah studi pada 1970 silam yang dimuat dalam Journal of Investigative Dermatology.