Infonitas > Cibubur > Famili >

Keluarga David dan Yuditha, Bebaskan Minat Anak

Rabu, 18 Oktober 2017 | 15:43 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Ronald Tanoso

Keluarga David dan Yuditha
Keluarga David dan Yuditha
Foto : Lulus Nurhadi

Dalam mendidik putra-putrinya, pasangan ini tidak terlalu banyak menuntut. Bahkan mereka diberikan kebebasan terhadap minat belajar. Termasuk, kesukaannya

CIBUBUR - Perkenalan keduanya berawal dari lingkungan Universitas Trisakti. Di kampus itu, keduanya tidak terlalu akrab. Mereka menjadi akrab karena punya hobi yang sama. Olahraga. Keduanya sering berolahraga di Senayan.

Perkenalan pertama keduanya terjadi pada tahun 2000. Sosok Yudith, panggilan akrab Yuditha Bernadeth, di mata David, panggilan akrab David P Sirait, merupakan sosok wanita idamannya. Selain menarik, Yudith juga cantik. Hal ini yang membuat David kepincut. Kisah kasih mereka berlangsung selama 7 tahun. 

Romantika percintaan, konflik internal maupun eksternal, mereka lalui bersama. Hanya cinta dan kesabaran yang membuat keduanya bertahan. Akhirnya, pada 1 September 2007, keduanya mengikat janji. Bersumpah menjadi pasangan suami dan istri.

Yudith mengaku sangat kagum terhadap pribadi David. Serius, konsisten, juga penyayang keluarga. Yudith melihat sosok David yang sangat perhatian dengan orangtuanya, terutama ibunya.

“Bagaimana dia memperlakukan ibunya itu, saya melihat bahwa apa yang yang dilakukan dia terhadap wanita  yang dicintainya itu benar-benar tulus,” tutur wanita kelahiran 23 Juli 1976 ini.

Pasangan ini dikaruniai dua anak. Anak pertamanya perempuan. Bernama Graciella Callista Sirait (8). Sedangkan anak keduanya laki-laki bernama Fransiskus Xavier Salvatore Sirait.  

Dalam mendidik putra-putrinya, pasangan ini tidak terlalu banyak menuntut. Bahkan mereka diberikan kebebasan terhadap minat belajar. Termasuk, kesukaannya terhadap kegiatan di luar sekolah.

“Selama ini tidak merugikan dan menggangu kegiatan belajar mereka, maka kita berikan. Yang penting kedisiplin terhadap perkembangan mereka harus tetap ada,” tutur pria kelahiran Jakarta, 25 Oktober 1971 ini.

Keluarga muda ini hidup harmonis di Cluster Flinder Park, Citra Gran. David dan Yudit juga memprioritaskan pengetahuan dan pendidikan agama kepada anak-anaknya.

Meski sibuk bekerja, David selalu menyiapkan waktu berkualitas  untuk anak-anaknya. “Kita bekerjasama membersihkan rumah, olahraga bareng, ke gereja bareng. Jika weekend, kita juga bisa refreshing, tamasya sama-sama,” ujar David.

Sama halnya dengan Yudith. Baginya, keluarga ini adalah tempat untuk mencurahkan segala macam uneg-uneg, keluh kesan dan lainnya.

“Sebuah berkat jika kita bisa melewati hari-hari yang kita jalani bersama keluarga kita. Keluarga seperti sebuah kebersamaan dimana komunikasi, keterbukaan dan kasih sayang itu ada didalamnya,” pungkasnya.